the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Populasi Ternak Babi di Parimo Menurun Drastis Akibat ASF

the OPINIbythe OPINI
16 Juni 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
16 Juni 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Populasi Ternak Babi di Parimo Menurun Drastis Akibat ASF

Salah satu peternak di Kecamatan Balinggi menunjukan beberapa ekor babinya yang masih bertahan tengah virus ASF menyerang. (Foto : Oppie)

Baca Juga

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

PARIMO, theopini.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengatakan, populasi ternak babi di wilayah setempat, menurun drastis akibat wabah virus Africa Swine Fever (ASF) yang menyerang dalam tiga bulan terakhir.

“Dari populasi 35 ribu ekor pada 2022, diperkirakan tinggal 10-15 persen ternak babi yang masih bertahan hidup saat ini,” kata Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi, I Wayan Purna, di Parigi, Kamis, 14 Juni 2023.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Ketersediaan Ternak Sapi di Parimo Melimpah

Menurutnya, para peternak lebih memilih langsung memusnahkan ternak babinya, meskipun masih dalam keadaan hidup.

Peternak juga berpikir tak ada harapan untuk ternak babinya, karena bila dipertahankan harus mengeluarkan biaya pakan, dan obat-obatan.

Selain itu, pasaran ternak babi dalam kondisi saat ini, sangat sulit. Sebab, pembeli juga khawatir akan tertular virus ASF.

“Padahal kami sudah mensosialisasikan, tidak mengakibatkan apa-apa bila babi ini dikonsumsi,” imbuhnya

Kemudian, kata Wayan Purna, peternak juga harus mengeluarkan biaya ketika ternaknya mati, sebesar Rp200 ribu per ekor untuk jasa penguburan.

“Makanya para peternak, memilih langsung memusnah seluruh ternaknya ketika mengetahui ada satu ternak yang mati,” ujarnya.

Saat ini, virus ASF masih terus menyerang ternak babi, khususnya di Kecamatan Torue, Kecamatan Balinggi dan Kecamatan Sausu.

Upaya peningkatan populasi, lanjutnya, tidak dapat dilakukan sesegera mungkin. Namun bila ingin cepat memutus siklus virus ASF, harus dilakukan pemusnahan massal di wilayah terdampak.

“Setelah dimusnahkan, baru dilakukan penyemprotan disinfektan, dan pembersihan kandang secara berkala, kurang lebih enam bulan,” tukasnya.

Selanjutnya, dapat dilakukan pembibitan, setelah proses kajian terlebih dahulu. Sehingga, dapat dipastikan apakah virus ASF masih ada di wilayah terdampak itu.

Baca Juga: Hasil Laboratorium, Ternak Mati Mendadak di Parimo Positif Virus ASF

Apabila berjalan dengan baik dalam enam bulan ke depan, baru bisa dilakukan pembibitan dalam jumlah banyak.

“Karena memang, ada juga peternak yang mempertahankan ternaknya, berpikir babinya masih sembuh dari sakitnya. Padalah sudah tidak mungkin,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DPKHParimo#parigimoutong#PeternakBabi#PopulasiBabiMenurunDrastis#Sulteng#VirusASF
ShareSendTweet
Previous Post

Pemda Buol Akan Bagikan Sejuta Bendera pada Peringatan HUT RI

Next Post

Ungkap TPPO, Polres Banggai Tetapkan 1 Tersangka Diduga Muncikari

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026
DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

DPRD Parimo Minta Majelis Kode Etik ASN Putuskan Kasus Secara Objektif

12 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

11 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan Perkebunan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

14 Oktober 2026
Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

14 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026
Operasi Sarang Narkoba di Banggai, Polisi Sita Sabu dan Buku Catatan Penjualan

Operasi Sarang Narkoba di Banggai, Polisi Sita Sabu dan Buku Catatan Penjualan

11 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

9 Oktober 2026
Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

13 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d