PALU, theopini.id – Pemerinath Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) dan BPK RI melaksanakan exit meeting pendahuluan pemeriksaan keuangan, di Palu, Senin, 25 Maret 2024.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah, diwakili Asisten Administrasi Umum M Sadly Lesnusa, didampingi Kepala BPKAD bahran, Inspektur Inspektorat Daerah, Salim.
Baca Juga: Empat Kali Berturut-turut, Pemda Parimo Kembali Raih WTP
“Saya mengapresiasi atas kehadiran tim pemeriksa pendahuluan yang melaksanakan tugas dan telah berinteraksi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Sulawesi Tengah,” kata Asisten Administrasi Umum, M. Sadly Lesnusa.
Ia memastikan Pemprov Sulawesi Tengah akan segera melakukan tindak lanjut atas informasi yang sudah disampaikan dalam expose tersebut.
Ia pun berharap, seluruh temuan yang masuk dalam catatan dapat ditindaklanjuti BPK RI, dan Inspektorat Daerah.
Kemudian, kata dia, diserahkan tim kepada Pemprov Sulawesi Tengah sesegera mungkin untuk dilakukan perbaikan.
“Karena kita lihat metode pemeriksaan kali ini, tentunya berbeda dari sebelumnya dengan jumlah personel cukup banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pengendali Teknis BPK RI, Esha Najitama mengatakan masih ada beberapa OPD yang memiliki catatan pada pemeriksaan ini.
Baca Juga: Tercacat dalam LHP-BPK RI, Tiga Kepsek Diminta Kembalikan Uang Negara
“Sehingga kami perlu memastikan perbaikan serta mendapatkan pemahaman dan apakah data yang dibutuhkan tersedia,” ungkapnya.
Penyerahan laporkan pemeriksaan keuangan daerah ini, kata dia, akan dihadiri seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tengah pada Kamis, 28 Maret 2024.












