Dinsos Parimo Tangani Logistik dan Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang Toribulu

PARIMO, theopini.idDinas Sosial (Dinsos) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mulai menyalurkan logistik, dan membantu proses evakuasi korban bencana banjir bandang, di Desa Sibalago dan Sienjo, Kecamatan Toribulu.

“Setelah tiba di lokasi, kami langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Parimo serta aparat desa setempat,” ungkap Sekretaris Dinsos Parimo, Tri Nugraha, di temui di lokasi banjir bandang, Minggu malam, 23 Juni 2024.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Toribulu Parimo, Satu Warga Meninggal Dunia

Setelah berkoordinasi, kata dia, Dinsos Parimo membagi tiga tim tagana, untuk membantu proses evakuasi korban di Desa Sibalago.

Kemudian, membantu proses evakuasi korban meninggal dunia, dan 30 Kepala Keluarga (KK) terdampak di perumahan nelayan di Desa Sienjo bersama Basarnas melalui jalur laut.

BACA JUGA:  Fasilitas Umum di RSUD Anuntaloko Parigi Segera Dibenahi

Tim tagana lainnya, mendistribusikan logistik dari gudang Dinsos ke lokasi banjir bandang, dan melakukan pendataan cepat korban terdampak.

“Rapat penanganan bencana ini, juga telah dilakukan. Dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan gabungan relawan, membahas terkait penentuan tanggap darurat bencana,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, menyepakati penetapan tanggap darurat bencana di empat desa, yakni Sibalago dan Sienjo, Kecamatan Toribulu, Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, dan Tanalanto, Kecamatan Torue.

Penetapan tanggap darurat bencana ini, dimulai pada Senin, 24 Juni 2024 hingga 14 hari ke depan.

BACA JUGA:  Komisi III DPRD dan Dinas PUPRP Parimo Tinjau Irigasi Parigimpuu

Pembagian tugas juga telah disepakati dalam rapat tersebut. Di mana, menurut Tri Nugraha, PMI Parimo menangani logistik posko penggungsian di kantor Desa Sienjo, dengan jumlah korban terdampak sebanyak 30 KK, dengan jumlah jiwa kurang lebih 92 orang.

Baca Juga: Banjir Terjang Tiga Desa di Kabupaten Parimo, Empat Rumah Hanyut

Kemudian, Dinsos Parimo akan menangani logistik posko pengungsian korban terdampak di Desa Sibalago sebanyak 300 KK, dengan jumlah jiwa 1.082 orang, ditambah para relawan.

“Untuk logistik kurang lebih 60 KK korban terdampak di Desa Tindaki dan Tanalanto, ditangani BPBD Parimo. Sementara posko induk, di pusatkan di Lapangangan Desa Sienjo,” pungkasnya.