PALU, theopini.id – Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Penata Busana Indonesia (IPBI) Kartini Indonesia, Dewi S Fujiwara melantik dan mengukuhkan pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tengah (Sulteng), masa bakti 2024-2029.
“Saya berharap, organisasi ini terus berkembang dalam mengangkat profesi penata busana di tingkat regional maupun nasional,” imbuh Dewi S Fujiwara, di Palu, Senin, 23 September 2024.
Baca Juga: Nizar Rahmatu Kukuhkan Pengurus KONI Parimo
Ia menegaskan, komitmen IPBI Kartini Indonesia untuk terus mendukung kreativitas, dan profesionalisme para anggotanya, terutama dalam menghadapi tantangan industri fashion yang semakin dinamis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Yudiawati Windarrusliana menekankan, pentingnya pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan bagi para penata busana dalam era globalisasi saat ini.
“Sinergi antara dunia pendidikan dan industri kreatif, seperti busana sangat penting untuk menciptakan SDM yang kompetitif serta inovatif di masa depan,” ucapnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pengurus sebelumnya, yang selalu menunjukkan dedikasi komitmen, dan kerja keras luar biasa dalam memajukan organisasi IPBI Kartini Sulawesi Tengah.
Pelantikan ini, kata dia, merupakan momen penting dalam perjalanan organisasi IPBI Kartini Sulawesi Tengah.
“Ikatan ini, tidak hanya menjadi wadah untuk berkumpul, tetapi juga menjadi langkah ke depan agar dapat bersinergi dalam berbagai pengetahuan dan mengembangkan potensi yang ada,” tukasnya.
Dengan komitmen untuk memajukan industri mode lokal, para pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu membawa inovasi serta membangun jaringan kerja sama lebih luas, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Baca Juga: Gubernur Minta Pengurus Taekwondo Wujudkan Sulteng Emas di PON 2024
Diketahui, IPBI Kartini merupakan organisasi yang mewadahi para profesional di bidang fashion, dan busana di Indonesia.
Organisasi ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi para penata busana melalui berbagai program pelatihan, seminar, dan kegiatan kreatif lainnya.







Komentar