the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Akses Kesehatan Tak Merata, Pemerintah Satukan Langkah Lewat KOMBERS

the OPINIbythe OPINI
2 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
2 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
Akses Kesehatan Tak Merata, Pemerintah Satukan Langkah Lewat KOMBERS

Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Mendiktisaintek, Prof Brian Yuliarto dalam peluncuran KOMBERS di Jakarta, Senin, 30 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

Atasi Ketimpangan Nakes, Parimo Usulkan Rumah Dinas dan Sistem Rolling

Empat Tahun Diusut, Polres Parimo Belum Berhasil Tangkap DPO Korupsi Dana JKN Rp1 Miliar

JAKARTA, theopini.id – Ketimpangan akses layanan kesehatan dan minimnya tenaga medis di berbagai daerah memaksa pemerintah bergerak cepat.

Sebagai respons, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membentuk Komite Bersama (KOMBERS) untuk mendorong reformasi sistem pendidikan, riset, dan layanan kesehatan nasional.

Baca Juga: Menhub Dukung Kemenkes Cek Kesehatan Pengemudi Transportasi Online

“Kalau masyarakat Sukabumi atau Semarang masih harus ke Jakarta untuk layanan jantung, itu artinya sistem kita belum adil dan merata,” ujar Menteri Kesehatan (Mendes) Budi Gunadi Sadikin dalam peluncuran KOMBERS di Jakarta, Senin, 30 Juli 2025.

Ia menyoroti terkait baru sekitar 80 daerah yang memiliki layanan penyakit katastropik sekelas ibu kota dari 514 kabupaten/kota.

Kondisi ini, menunjukkan krisis pemerataan layanan, khususnya dalam menangani penyakit prioritas seperti stroke dan jantung.

Untuk menjawab kesenjangan tersebut, pemerintah tengah membangun dan memperkuat 66 RSUD di berbagai daerah serta melengkapi infrastruktur dasar dengan alat kesehatan esensial, seperti CT scan dan cath lab.

“Kalau alat-alat ini hanya ada di kota besar, seumur hidup kita tidak akan pernah bisa memberi layanan setara untuk seluruh rakyat,” tegasnya.

Namun, pembangunan infrastruktur dan revisi skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak cukup.

Tantangan paling mendasar, menurut Menkes Budi, terletak pada jumlah dan distribusi tenaga medis, terutama dokter spesialis.

“Alatnya siap, pembiayaannya siap, tapi kalau SDM-nya tidak ada atau tidak merata, rakyat tetap kesulitan,” tambahnya.

KOMBERS hadir sebagai forum koordinasi untuk mempercepat produksi tenaga kesehatan dan memperkuat ekosistem pendidikan, riset, serta layanan berbasis kebutuhan nyata.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof Brian Yuliarto menegaskan, tantangan di sektor kesehatan tidak bisa diselesaikan secara sektoral.

“Kita perlu duduk bersama, mengesampingkan ego sektoral, dan fokus pada solusi yang konkret dan segera bisa dijalankan,” katanya.

Ia menekankan, pendidikan tenaga kesehatan harus dikembangkan lintas disiplin dan menjawab kebutuhan riil masyarakat, tak terbatas pada fakultas kedokteran semata.

“Permasalahan kesehatan itu kompleks. Para peneliti dari berbagai bidang harus ikut mencarikan solusi, dari teknologi, manajemen, hingga kebijakan publik,” jelasnya.

Kemendiktisaintek sendiri tengah menyusun strategi peningkatan kapasitas pendidikan dokter spesialis sebagai bagian dari percepatan reformasi.

Baca Juga: Bupati Banggai Sambut Kedatangan Menkes Bersama Rombongan

KOMBERS diharapkan menjadi motor integrasi kebijakan pendidikan dan kesehatan untuk membangun sistem yang inklusif, efektif, dan bermartabat.

“Peluncuran Komite Bersama ini adalah langkah awal. Gotong royong semua pihak akan jadi kunci utama membenahi sistem kesehatan kita,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BudiGunadiSadikin#Kemendiktisaintek#KOMBERS#Mendiktisaintek#Menkes
ShareSendTweet
Previous Post

HUT ke-79 Bhayangkara, Kapolda Sulteng: Kami Sadar Belum Sempurna, Tapi Terus Berbenah

Next Post

Warga Sekitar TPA Tamangapa Dapat Prioritas Bebas Iuran Sampah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

25 Agustus 2026
Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Mendes Yandri Laporkan Kolaborasi Teranyar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

21 Agustus 2026
Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

Tim Patriot Kementrans dan UNAIR Siapkan Pendampingan Pengolahan Limbah Ikan di Parimo

31 Juli 2026
Kemeterian ATR: Data Pertanakan Akurat Perkuat Kebijakan dan Pendapatan Daerah

Kemeterian ATR: Data Pertanakan Akurat Perkuat Kebijakan dan Pendapatan Daerah

30 Juli 2026
Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

Mendagri: Gerakan Pelayanan Publik Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Seremonial

24 Juli 2026
Mendes PDT Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026

Mendes PDT Tegaskan Komitmen Wujudkan Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026

23 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

29 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

29 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 38 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

24 Agustus 2026
8 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Parimo, 7 Penyangga dan 1 Hub

8 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Parimo, 7 Penyangga dan 1 Hub

27 Agustus 2026
Cegah Anak Jadi Korban Kericuhan, Polri Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

Cegah Anak Jadi Korban Kericuhan, Polri Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

28 Agustus 2026
Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Bangun Buol, Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun

Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Bangun Buol, Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun

25 Agustus 2026
Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir Bandang Avolua, Tekankan Penanganan Cepat

Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir Bandang Avolua, Tekankan Penanganan Cepat

26 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d