the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

PWI Sulteng: Pengusiran Wartawan di Parimo Langgar UU Pers

the OPINIbythe OPINI
21 Oktober 2025
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
21 Oktober 2025
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
PWI Sulteng: Pengusiran Wartawan di Parimo Langgar UU Pers

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Sulawesi Tengah, Udin Salim. (Foto: IST)

Baca Juga

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

PALU, theopini.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah menilai, tindakan pengusiran wartawan yang tengah meliput merupakan bentuk pelanggaran hukum dan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Insiden tersebut, terjadi dalam rapat Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) bersama sejumlah OPD terkait tambang ilegal, Senin, 20 Oktober 2025, sekitar pukul 10.45 Wita,

Baca Juga: PFI Palu Desak Pemda Parimo Hormati Kebebasan Pers dan Keterbukaan Informasi

“Mengusir wartawan yang sedang meliput kegiatan adalah pelanggaran hukum yang dapat dikenai sanksi pidana. Itu termasuk tindakan menghalang-halangi kerja jurnalistik dan kemerdekaan pers,” tegas Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Sulawesi Tengah, Udin Salim, dalam pernyataan resmi di Palu, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurut PWI Sulawesi Tengah, tindakan tersebut secara jelas melanggar Pasal 18 ayat (1) UU Pers, yang menegaskan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta bagi siapa pun yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi tugas jurnalistik.

PWI menegaskan, kerja-kerja jurnalistik dilindungi hukum sebagaimana ketentuan:

  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28F, yang menjamin hak warga negara untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi.
  2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 4, yang mengatur kemerdekaan pers dalam mencari, memperoleh, mengolah, dan menyebarkan informasi.
  3. Pasal 8 UU Pers, yang memberikan perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan profesinya.

“Pemerintah dan masyarakat wajib memberikan perlindungan hukum terhadap wartawan yang menjalankan tugasnya sesuai ketentuan perundang-undangan,” lanjut Udin.

PWI Sulawesi Tengah, menilai pengusiran wartawan tidak hanya merusak kemerdekaan pers, tetapi juga menghambat hak publik untuk memperoleh informasi yang utuh dan akurat.

Apalagi, isu tambang ilegal di Kabupaten Parimo merupakan persoalan publik yang menjadi perhatian nasional, sehingga tidak sepatutnya ditutup-tutupi.

Baca Juga: Mengelak Disebut Tutup Akses Liputan Wartawan, Wabup Parimo: Saya Tidak Tahu

Terkait insiden itu, PWI Sulawesi Tengah menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Rapat dapat bersifat terbuka atau tertutup sesuai kepentingan dan tujuan, sehingga Pemda Parimo melalui Bagian Prokopim dan Dinas Kominfo harus sejak awal menegaskan sifat kegiatan tersebut.
  2. Pemberitahuan agenda rapat melalui grup Press Room dapat dimaknai sebagai undangan resmi bagi wartawan untuk meliput, sehingga rapat bersifat terbuka.
  3. Permasalahan tambang ilegal merupakan isu publik yang menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat luas, sehingga tidak perlu ada yang ditutup-tutupi.
  4. Isu tambang ilegal juga menjadi concern pers sebagai wujud kontrol sosial dan pemenuhan hak atas informasi publik.
  5. PWI mendesak Wakil Bupati Parimo, Kepala Dinas Kominfo, dan Bagian Prokopim untuk mengklarifikasi serta meminta maaf secara terbuka atas dugaan tindak menghalang-halangi kerja jurnalistik.
  6. PWI mendukung wartawan yang bersangkutan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut dengan membuat laporan ke Dewan Pers, Mendagri, dan Gubernur Sulawesi Tengah.
  7. Menugaskan LKBH PWI untuk melakukan advokasi atau pendampingan hukum jika dipandang perlu.

“Kami akan mengawal kasus ini agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa kemerdekaan pers adalah amanat konstitusi, bukan untuk dinegosiasikan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #PWISulteng#Sulteng#UUPers
ShareSendTweet
Previous Post

Kasus 63,3 Gram Sabu di Bunta Resmi Dilimpahkan ke Kejari Banggai

Next Post

Bupati Amirudin Dorong Pola Padat Karya Jadi Strategi Pengentasan Kemiskinan di Banggai

the OPINI

the OPINI

Related Posts

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

30 Agustus 2026
Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

Ketua PHDI Parimo: Ngaben Mengingatkan Kita Semua pada Kematian

29 Agustus 2026
Pascabanjir Bandang Avolua, 57 Rumah Terdampak dan 14 KK Masih Mengungsi

Pascabanjir Bandang Avolua, 57 Rumah Terdampak dan 14 KK Masih Mengungsi

28 Agustus 2026
PMI Parimo Salurkan Bantuan Logistik dan Shelter untuk Warga Avolua

PMI Parimo Salurkan Bantuan Logistik dan Shelter untuk Warga Avolua

28 Agustus 2026
Bupati Erwin Dukung Raker FKPP Parimo dan Persiapan Hari Santri Nasional

Bupati Erwin Dukung Raker FKPP Parimo dan Persiapan Hari Santri Nasional

27 Agustus 2026
Pemkot Palu Petakan Gangguan Kamtibmas, Wawali Imelda Soroti Judol

Pemkot Palu Petakan Gangguan Kamtibmas, Wawali Imelda Soroti Judol

25 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

31 Agustus 2026
Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

31 Agustus 2026
Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

31 Agustus 2026
Pansus DPRD Parimo Beri Enam Rekomendasi untuk Perbaiki Pengelolaan APBD

Pansus DPRD Parimo Beri Enam Rekomendasi untuk Perbaiki Pengelolaan APBD

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kapolda Sulteng Minta Personel Polres Parimo Perkuat Kepercayaan Publik

Kapolda Sulteng Minta Personel Polres Parimo Perkuat Kepercayaan Publik

27 Agustus 2026
Berani Cup Buol 2026 Dibuka, Anwar Hafid Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola Sulteng

Berani Cup Buol 2026 Dibuka, Anwar Hafid Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola Sulteng

25 Agustus 2026
Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

Jerman Siap Jembatani Investasi ke Sulteng, Sektor Mineral hingga Perkebunan Jadi Sasaran

27 Agustus 2026
Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

31 Agustus 2026
Ayah Tiri di Banggai Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

Ayah Tiri di Banggai Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

31 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d