Kecelakaan Naik 50 Persen, Polda Sulteng Soroti Rendahnya Kesadaran Keselamatan Pengendara

PALU, theopini.id – Memasuki hari ke-10 Operasi Zebra Tinombala 2025, Polda Sulawesi Tengah menyoroti meningkatnya angka kecelakaan yang dinilai sebagai cermin rendahnya disiplin keselamatan para pengguna jalan.

Data menunjukkan tren kenaikan signifikan pada kasus kecelakaan dan jumlah korban jiwa, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Angka kecelakaan naik hingga 50 persen. Ini alarm keras bahwa kesadaran keselamatan masyarakat masih belum membaik,” tegas Kasatgas Gakkum Operasi Zebra Tinombala 2025, Kompol Dr. Candra Tangoi, mewakili Dirlantas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Atot Irawan, Rabu, 26 November 2025.

Baca Juga: Satgas Preemtif Gelar Sosialisasi saat Operasi Zebra Tinombala 2024

Dari hasil rekap, kasus kecelakaan bertambah dari 18 pada tahun 2024 menjadi 27 kasus pada 2025. Korban meninggal dunia juga meningkat dari 7 menjadi 11 jiwa, luka berat naik dari 10 menjadi 12 jiwa, dan luka ringan melonjak dari 15 menjadi 25 jiwa.

Meski kerugian materil menurun dari Rp100,1 juta menjadi Rp72,1 juta, polisi menilai aspek keselamatan tidak dapat dinilai dari kerugian finansial semata.

“Setiap nyawa hilang dan setiap luka yang timbul adalah konsekuensi dari kelalaian yang seharusnya bisa dicegah. Itu yang paling kami tekankan,” ujar Candra.

Di sisi lain, penggunaan teknologi ETLE memperlihatkan peningkatan penindakan terhadap pelanggaran yang selama ini luput dari pengawasan. ETLE statis mencatat 790 pelanggar, sementara ETLE mobile merekam 283 pelanggar, naik 100 persen dari tahun sebelumnya yang nihil.

Namun teguran tetap mendominasi, naik tipis dari 13.083 menjadi 13.439 teguran, menunjukkan masih banyak pengendara yang harus diingatkan langsung di lapangan.

“Mayoritas kecelakaan berawal dari pelanggaran sederhana: tidak pakai helm, kecepatan berlebihan, dan penggunaan ponsel saat berkendara. Ini bukan lagi soal aturan, tapi soal nyawa,” tambahnya.

Baca Juga: Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Tinombala 2024, Ini Pesan Wakapolda Sulteng

Kompol Candra mengimbau pengendara menjadikan keselamatan sebagai prioritas, bukan hanya untuk menghindari sanksi selama operasi berlangsung.

“Disiplin berlalu lintas harus jadi budaya. Bukan karena ada polisi, bukan karena ada operasi, tapi karena setiap orang ingin pulang ke rumah dengan selamat,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar