the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Camat di Makassar Prioritaskan Dialog, Pedagang Diminta Bongkar Mandiri Lapak di Atas Drainase

the OPINIbythe OPINI
19 Februari 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
19 Februari 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Camat di Makassar Prioritaskan Dialog, Pedagang Diminta Bongkar Mandiri Lapak di Atas Drainase

Penertiban lapak yang berdiri di atas drainase, trotoar, maupun badan jalan di Kota Makassar. (Foto: IST)

Baca Juga

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

Jelajah Sampah ke-14 di Tamalanrea, Pemkot Makassar Dorong Gerakan dari Rumah

FunWalk PSMTI Sulsel, Munafri: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Makassar

MAKASSAR, theopini.id – Sejumlah camat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan memilih mengedepankan dialog dan pendekatan persuasive, sebelum melakukan penertiban lapak yang berdiri di atas drainase, trotoar, maupun badan jalan.

Pemerintah kecamatan mendorong, para pedagang untuk membongkar secara mandiri lapaknya sebagai bentuk kesadaran bersama menjaga fasilitas umum.

Camat Panakkukang, Syahril menegaskan, langkah yang ditempuh bukan pembongkaran paksa, melainkan komunikasi langsung dengan para pemilik lapak.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Kami datang langsung bertemu warga, berdialog, dan memberikan pemahaman agar pedagang secara sadar membongkar sendiri lapaknya yang berdiri di atas drainase,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan lapak di atas saluran drainase berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan hingga banjir saat hujan deras.

Selain itu, penggunaan trotoar sebagai tempat berjualan dinilai mengganggu hak pejalan kaki dan ketertiban umum.

Senada, Camat Bontoala, Fataullah, mengatakan pihaknya bersama unsur kelurahan dan Perusahaan Daerah Pasar turun langsung memberikan edukasi dan peringatan terakhir kepada pedagang yang masih berjualan di bahu maupun pinggir jalan.

“Kami mengedukasi dan memberikan teguran serta peringatan terakhir kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di bahu maupun pinggir jalan raya. Kami juga mengingatkan agar mereka mematuhi kesepakatan yang telah disepakati bersama,” jelasnya.

Menurutnya, lapak di badan jalan tak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kemacetan, membahayakan pengguna jalan, serta memicu penumpukan sampah.

Tim terpadu, juga melakukan pembersihan area pasar dan mengangkut material yang biasa digunakan pedagang di badan jalan.

Sementara itu, Camat Tallo, Andi Husni menyampaikan, penertiban di Jalan Sunu dan Jalan Datuk Patimang dilakukan dengan pendekatan edukatif agar pedagang memahami fungsi badan jalan dan trotoar sebagai fasilitas umum.

“Kami sudah turun langsung memberikan teguran, edukasi, dan peringatan kepada para pedagang yang masih berjualan di lokasi yang tidak sesuai peruntukannya. Kita ingin proses ini berjalan secara humanis,” ujarnya.

Di Kecamatan Ujung Pandang, Camat Nanin Sudiar menyebut penataan dilakukan bertahap melalui dialog, termasuk terhadap lapak warung ikan bakar di Jalan Emitailan yang telah beroperasi sekitar 20 tahun dan akan direlokasi ke Pasar Baru.

“Pendekatan yang kami lakukan tetap mengedepankan komunikasi dan solusi. Pedagang tidak dilarang berusaha, tetapi diarahkan agar menempati lokasi yang sesuai peruntukannya,” katanya.

Ia menegaskan, relokasi menjadi solusi agar pedagang tetap bisa berusaha tanpa melanggar aturan, sekaligus mengembalikan fungsi drainase dan trotoar, demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

Langkah ini, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menata ruang publik secara bertahap, terukur, dan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan serta keberlangsungan usaha warga.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KotaMakassar#PemkotMakassar
ShareSendTweet
Previous Post

Operasi Keselamatan Tinombala Berakhir, Angka Kecelakaan Melonjak 71 Persen

Next Post

Rotasi 10 Pejabat, Bupati Banggai Tegaskan Kontrak Kinerja dan Siap Evaluasi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

1 September 2026
Masuki Tahun Sidang Baru, Wabup Parimo Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif

Masuki Tahun Sidang Baru, Wabup Parimo Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif

1 September 2026
Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

31 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

31 Agustus 2026
Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

30 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

1 September 2026
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

1 September 2026
Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
Integrasi NIB-NOP, Pemda Parimo Bidik Potensi Pajak yang Belum Tergarap

Integrasi NIB-NOP, Pemda Parimo Bidik Potensi Pajak yang Belum Tergarap

1 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Parimo Soroti Kendala Distribusi ke Wilayah Terpencil

29 Agustus 2026
DPRD Parimo Minta Satgas PHL Awasi Dugaan Aktivitas Tambang di Balinggi dan Sausu

DPRD Parimo Minta Satgas PHL Awasi Dugaan Aktivitas Tambang di Balinggi dan Sausu

30 Agustus 2026
Dinkes Parimo Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam di Avolua, Waspadai Diare dan Penyakit Kulit

Dinkes Parimo Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam di Avolua, Waspadai Diare dan Penyakit Kulit

27 Agustus 2026
Ayah Tiri di Banggai Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

Ayah Tiri di Banggai Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

31 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d