Tiga Titik Karhutla Terjadi Sehari di Parimo, Dua Hektare Lebih Lahan Terbakar

PARIMO, theopini.id Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pada Jum’at, 27 Februari 2026. Peristiwa tersebut, melanda wilayah Kecamatan Parigi Utara, Parigi, dan Parigi Barat.

Laporan pertama diterima Pusdalops BPBD Parimo pada pukul 13.33 WITA. Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WITA di Dusun IV, Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara.

Api membakar kawasan hutan mangrove dengan luas sekitar 250 meter persegi. Petugas Damkar Parimo bersama aparat desa, Polri, dan masyarakat melakukan penanganan di lokasi hingga api berhasil dipadamkan.

BACA JUGA:  Nelayan Asal Ampibabo Parimo Ditemukan Selamat di Perairan Togeannya

Pada hari yang sama, sekitar pukul 15.00 WITA, kebakaran kembali terjadi di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi. Laporan diterima pukul 15.10 WITA.

Api menghanguskan pohon kelapa, bambu, dan tanaman merica dengan luasan sekitar 0,5 hektare. Proses pemadaman dilakukan oleh Damkar Parimo, Polsek Parigi, TRC BPBD Parimo, serta masyarakat setempat. Api dilaporkan telah padam.

Selanjutnya, kebakaran terjadi di Dusun 2, Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat sekitar pukul 16.30 WITA. Laporan masuk ke Pusdalops pada pukul 18.17 WITA. Luas area terdampak diperkirakan mencapai 2 hektare dengan tanaman yang terbakar meliputi pohon kelapa dan kakao.

BACA JUGA:  HUT ke-65 Banggai, Komitmen Bangun Daerah Lewat Identitas dan Potensi Lokal

Dugaan sementara, api berasal dari sisa pembakaran warga pada hari sebelumnya yang kembali menyala akibat tiupan angin kencang.

Hingga laporan terakhir, kondisi di Desa Baliara masih menunjukkan adanya titik api akibat sisa bara yang belum sepenuhnya padam. Upaya pemantauan dan penanganan terus dilakukan oleh Damkar Parimo di lokasi kejadian.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar