BANGGAI, theopini.id – Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di wilayah Banggai dan sekitarnya pada 16–18 Maret 2026.
“Minggu ini merupakan puncak arus mudik, untuk itu tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem, keselamatan harus diutamakan,” imbau Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan, Minggu, 15 Maret 2026.
Imbauan tersebut, disampaikan menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tengah tertanggal 15 Maret 2026.
Berdasarkan prediksi tersebut, wilayah utara Banggai, perairan timur Banggai hingga wilayah kepulauan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi disertai gelombang laut berkisar 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Kapolres AKBP Wayan Wayracana Aryawan menegaskan, peringatan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat, khususnya pemudik yang tinggal di kawasan pesisir, bantaran sungai hingga daerah rawan longsor, serta mereka yang melakukan perjalanan melalui jalur darat, laut maupun udara.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan potensi bahaya, yang dapat timbul akibat cuaca ekstrem tersebut.
Perhatian khusus turut diberikan kepada para nelayan dan nakhoda kapal, yang mengangkut penumpang antar pulau selama masa mudik Lebaran.
“Menahan keberangkatan jika melihat kondisi laut yang tidak aman. Pesan ini bukan hanya untuk melindungi nyawa sendiri, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menghindari risiko dari gelombang tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi cuaca dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat, agar dapat mengambil langkah yang tepat demi menjaga keselamatan bersama.
“Ini menjadi panggilan solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Dengan tetap waspada dan menjaga keselamatan, pemudik aman dan keluarga pun bahagia,” tandasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar