Dinkes Parimo Hidupkan Kembali Donor Darah, Target Tekan Risiko Kematian Ibu

PARIMO, theopini.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah merancang kembali program donor darah “Dariku Untukmu” dengan pendekatan baru, sebagai upaya memperkuat ketersediaan darah, sekaligus menekan risiko kematian ibu melahirkan.

“Pendonor darah itu sukarela. Jadi pemberian reward bukanlah bayaran, tetapi bentuk terima kasih dari penyelenggara,” ujar Plt Kepala Dinkes Parimo, Darlin, Jum’at, 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program yang sebelumnya telah diluncurkan itu akan diaktifkan kembali dengan metode yang lebih baik, terutama dalam pendekatan kepada para pendonor agar partisipasi masyarakat semakin meningkat.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Parimo akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Anuntaloko Parigi, Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah kecamatan, puskesmas, hingga tokoh masyarakat di tingkat desa.

BACA JUGA:  Musorprov KONI Sulteng Diprediksi Jadi Momentum Lahirnya Pemimpin Muda

“Bahkan, kami juga akan berkolaborasi dengan para tokoh desa agar jangkauan program ini lebih luas,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pendonor akan mendapatkan pengganti transportasi dan bantuan sembako. Darlin menegaskan, insentif tersebut tidak dimaksudkan sebagai imbalan, melainkan bentuk penghargaan atas partisipasi sukarela masyarakat.

Ia mengungkapkan, pada pelaksanaan sebelumnya, metode pemberian apresiasi tersebut terbukti efektif meningkatkan jumlah pendonor. Dalam sepekan, darah yang berhasil dikumpulkan mencapai 50 kantong.

Meski di tengah efisiensi anggaran, Dinkes Parimo memastikan program ini tetap dijalankan karena memiliki peran penting dalam mendukung layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil yang membutuhkan transfusi darah.

BACA JUGA:  Jatuh dari Truk, Pria Asal Gorontalo Tewas di Banggai

“Program ini juga merupakan bagian dari amanat regulasi Kementerian Kesehatan, di mana Dinkes memiliki fungsi dalam membantu penyelamatan ibu hamil,” jelasnya.

Darlin menegaskan, pemerintah daerah melalui Dinkes Parimo akan terus berupaya menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar