DPRD Parimo Soroti Silpa Rp41 Miliar, Minta Dibahas Mendalam Lewat Pansus

PARIMO, theopini.id DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) pada realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 yang mencapai lebih dari Rp41 miliar.

“Terkait LKPJ, saya melihat ada surplus pada anggaran hingga Silpa kurang lebih Rp41 miliar,” ujar Anggota DPRD Parimo, Husen Mardjengi, dalam Rapat Paripurna DPRD, Sabtu, 7 April 2026.

Ia mempertanyakan, besarnya Silpa yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi di lapangan. Di mana, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) justru mengalami keterbatasan anggaran.

Menurutnya, besaran Silpa juga perlu dikaji lebih dalam karena masih banyak kebutuhan masyarakat belum terpenuhi, terutama sektor pemberdayaan dan pelayanan dasar, termasuk layanan kesehatan di rumah sakit.

BACA JUGA:  RSIA Defina Adukan Larangan Rujukan Pasien ke DPRD Parimo

“Saya berharap ini bisa dibedah lebih dalam melalui pansus ke depannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD Parimo perlu memastikan apakah Silpa yang dilaporkan benar-benar tersedia dalam bentuk kas atau hanya sebatas angka dalam laporan keuangan.

Selain itu, Husen juga mengingatkan pemerintah daerah agar tetap konsisten dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dalam menyampaikan program pembangunan kepada publik.

“Ini sangat penting agar tidak sembarang mempublikasikan program di luar dari alur rencana pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menilai, penyampaian program yang tidak sejalan dengan perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang dapat berdampak pada persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD Parimo.

BACA JUGA:  Dinsos Sulteng Gelar Kampanye Sosial Kesejahteraan Lansia

Meski demikian, Husen menegaskan, DPRD Parimo pada prinsipnya mendukung seluruh program pemerintah daerah, yang bertujuan mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar