PARIMO, theopini.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Lomba Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) sebagai upaya mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan asri.
Menurut Kepala DLH Parimo, Mariam Tagunu, lomba yang akan digelar pada Juli ini, merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati dalam upaya mewujudkan kebersihan lingkungan daerah.
“Ini juga dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” ujarnya ditemui di Parigi, Selasa, 7 Juli 2026.
Ia mengatakan, lomba yang difokuskan di wilayah eks Kecamatan Parigi tersebut, nantinya akan melibatkan sekolah di tiap kecamatan, BUMN, kantor desa dan kelurahan, hingga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi vertikal sebagai peserta.
Menurutnya, selain mewujudkan lingkungan yang bersih di wilayah perkotaan, lomba ini juga dijadikan momentum untuk mengubah dan membangun pola pikir seluruh pihak agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
“Sesuai keinginan Bupati, ini menjadi langkah awal kita untuk berkomitmen dan konsisten menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Sebagai dinas pelaksana, Mariam menjelaskan perencanaan lomba saat ini telah memasuki tahapan pembentukan panitia yang terdiri atas tim ahli lingkungan, PKK sebagai mitra, Dharma Wanita, serta tokoh masyarakat.
Selanjutnya akan dilaksanakan rapat koordinasi bersama pemerintah desa hingga kecamatan di wilayah eks Parigi, guna mematangkan persiapan pelaksanaan lomba.
“Fokus penilaian lomba meliputi kebersihan lingkungan, drainase, saluran pembuangan, serta ketersediaan tempat pembuangan sampah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sebelum pelaksanaan penilaian yang dijadwalkan pada 20 Juli mendatang, Pemda Parimo terlebih dahulu akan menggelar kerja bakti serentak di 23 kecamatan.
Ia berharap seluruh pihak, khususnya masyarakat, dapat berpartisipasi aktif dalam lomba yang bertujuan mengubah wajah ibu kota Parigi menjadi lebih bersih, indah, dan nyaman.
“Harapan Bapak Bupati, masyarakat dapat terpacu untuk berpartisipasi dalam lomba kebersihan ini. Intinya agar masyarakat semakin memahami bahwa kebersihan itu indah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Galvin
















