the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Hestiwati Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma terhadap Penderita Kusta dan TBC

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
26 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
26 Juli 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Hestiwati Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma terhadap Penderita Kusta dan TBC

Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parimo, Hj Hestiwati Nanga saat memberikan sambutan pada kegiatan Soft Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan. (Foto: IST)

Baca Juga

Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara Pidana

Siswa Dirgantara Flight School Palu Praktik Penanganan Korban Bersama Basarnas

Polda Sulteng Gandeng Satpel PVP Palu Buka Akses Pelatihan Kerja bagi Warga

PARIMO, theopini.id – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Hj. Hestiwati Nanga, mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penderita kusta dan tuberkulosis (TBC).

Menurutnya, diskriminasi justru dapat menghambat upaya pengobatan dan penemuan kasus, padahal pasien yang menjalani pengobatan sesuai ketentuan memiliki risiko penularan yang jauh lebih rendah.

“Kalau ada masyarakat yang menderita kusta maupun TBC, tolong jangan dijauhi. Mereka yang sudah menjalani pengobatan sesuai anjuran tidak lagi menjadi sumber penularan seperti yang selama ini dikhawatirkan masyarakat,” ujar Hestiwati saat memberikan sambutan pada kegiatan Soft Launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, belum lama ini.

Ia mengatakan, keberhasilan penanganan penyakit menular tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan, tetapi juga dukungan masyarakat untuk menghapus stigma terhadap para penyintas.

Menurutnya, rasa takut dan perlakuan diskriminatif sering kali membuat penderita enggan memeriksakan diri maupun melanjutkan pengobatan.

Ia juga mengungkapkan, Kabupaten Parimo menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait capaian penemuan kasus penyakit prioritas yang masih perlu ditingkatkan.

“Beberapa waktu lalu Kabupaten Parimo diundang dalam pertemuan bersama Kemenkes karena capaian penemuan kasus masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi perhatian kita bersama agar kegiatan surveilans dan skrining semakin aktif,” katanya.

Selain menghilangkan stigma, Hestiwati meminta tenaga kesehatan memperkuat upaya deteksi dini melalui skrining serta meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Ia menyoroti masih rendahnya cakupan pelayanan hipertensi yang baru mencapai sekitar 27 persen. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih banyak sasaran yang belum terlayani secara optimal.

“Kalau implementasi Posyandu berjalan dengan baik, saya yakin capaian indikator kesehatan juga akan meningkat. Karena itu, petugas kesehatan bersama kader harus aktif menjangkau masyarakat, bukan hanya menunggu masyarakat datang ke Posyandu,” ujarnya.

Ia menilai peran kader Posyandu sangat strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta menghilangkan stigma terhadap penderita penyakit menular.

Hestiwati menyebut, Kabupaten Parimo saat ini memiliki sekitar 4.700 kader Posyandu yang tersebar di 472 Posyandu. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi modal besar untuk memperkuat edukasi kesehatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Mereka yang paling dekat dengan warga sehingga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi sekaligus mendampingi masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Ia berharap kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini, sekaligus menghapus stigma terhadap penderita kusta maupun TBC, sehingga target penemuan kasus dan pengobatan di Kabupaten Parimo dapat tercapai.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #kemenkes#parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng
Previous Post

Kontingen Parimo Borong Penghargaan di Adujak GenRe Sulteng 2026

Next Post

DKP Parimo Terapkan Mekanisme Baru Penyaluran Solar bagi Nelayan

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Wagub Reny Ajak Perempuan Sulteng Manfaatkan Pap Smear Gratis Selama Sebulan

Wagub Reny Ajak Perempuan Sulteng Manfaatkan Pap Smear Gratis Selama Sebulan

26 Oktober 2026
Terduga TB di Parimo Capai 6.231 Orang, Pemeriksaan Digenjot hingga Akhir Tahun

Terduga TB di Parimo Capai 6.231 Orang, Pemeriksaan Digenjot hingga Akhir Tahun

24 Oktober 2026
Penemuan Kasus TB Parimo Baru 58 Persen, Penanganan Diminta Libatkan Lintas Sektor

Penemuan Kasus TB Parimo Baru 58 Persen, Penanganan Diminta Libatkan Lintas Sektor

22 Oktober 2026
Bupati Parimo Imbau Warga Waspadai Dampak Kesehatan Kabut Asap

Bupati Parimo Imbau Warga Waspadai Dampak Kesehatan Kabut Asap

17 Oktober 2026
Dinkes Parimo Butuh Mobile X-Ray untuk Percepat Penanganan TBC

Dinkes Parimo Butuh Mobile X-Ray untuk Percepat Penanganan TBC

16 Oktober 2026
Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

12 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara Pidana

Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara Pidana

29 Oktober 2026
Siswa Dirgantara Flight School Palu Praktik Penanganan Korban Bersama Basarnas

Siswa Dirgantara Flight School Palu Praktik Penanganan Korban Bersama Basarnas

29 Oktober 2026
Polda Sulteng Gandeng Satpel PVP Palu Buka Akses Pelatihan Kerja bagi Warga

Polda Sulteng Gandeng Satpel PVP Palu Buka Akses Pelatihan Kerja bagi Warga

29 Oktober 2026
Bakti TNI AD Sasar 479 Titik di Sulteng, dari Jembatan hingga Rumah Layak Huni

Bakti TNI AD Sasar 479 Titik di Sulteng, dari Jembatan hingga Rumah Layak Huni

29 Oktober 2026
Sou Mpelava Kenalkan Bahasa Kaili Tara Lewat Buku Cerita Anak Dwibahasa

Sou Mpelava Kenalkan Bahasa Kaili Tara Lewat Buku Cerita Anak Dwibahasa

29 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Pemda Parimo Siapkan Konsolidasi Tanah untuk Buka Akses Jalan ke Lokasi Kodim

Pemda Parimo Siapkan Konsolidasi Tanah untuk Buka Akses Jalan ke Lokasi Kodim

27 Oktober 2026
Ekspose di BKN RI, Anwar Hafid Dorong Manajemen Talenta ASN Berbasis Kinerja

Ekspose di BKN RI, Anwar Hafid Dorong Manajemen Talenta ASN Berbasis Kinerja

28 Oktober 2026
Monev KIP 2026, KI Gorontalo Dorong OPD Tingkatkan Layanan Informasi

Monev KIP 2026, KI Gorontalo Dorong OPD Tingkatkan Layanan Informasi

24 Oktober 2026
Disdikbud Parimo Terapkan PJJ Dua Hari akibat Kabut Asap

Disdikbud Parimo Terapkan PJJ Dua Hari akibat Kabut Asap

29 Oktober 2026
Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

29 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d