Inspektorat Daerah Parimo Fasilitasi Tipikor Lakukan Investigasi

PARIMO, theopini.id – Inspektorat Daerah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, sedang memfasilitasi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres setempat, melakukan investigasi dibeberapa desa yang diduga bermasalah.

“Saat ini kita lagi fasilitasi, terkait dengan permintaan pihak Tipikor. Karena ada beberapa desa yang harus di investigasi menurut mereka,” kata Inspektur Inspektorat Daerah Parimo, Adrudin Nur, saat ditemui di Parigi, Kamis 24 Maret 2022.

Menurut dia, mengenai temuan penyalahgunaan keuangan di desa, pihaknya berencana akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) selaku leading sektor yang membawahi desa-desa.

“Saya punya rencana kalau memang bisa, kita juga akan koordinasi dengan aparat penagak hukum untuk membagi zona dalam melakukan pembinaan ke desa-desa, guna meminimalisir temuan penyalahgunaan keuangan,” kata dia.

Apabila ada masyarakat yang melaporkan temuan penyalahgunaan keuangan di desa, kata dia, terlebih dahulu menghubungi pihaknya.

Sebab, jika langsung ke Tipikor Polres setempat, Inspektorat akan kembali disurati untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Sebelumnya kata dia, pihaknya sudah turun di delapan kecamatan, untuk melakukan pembinaan di desa-desa, dan diharapkan kegiatan tersebut kembali dilakukan tahun ini.

“Awalnya kan kita sudah turun di delapan kecamatan, dan pemerintah desa sangat berterima kasih karena telah dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Menurut dia, minimnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan, sehingga terkadang aparat desa lupa dengan kewajibanya membuat pertanggungjawaban.

Dengan ketidak pahaman itu, sehingga perlu dilakukan pemetaan di setiap kecamatan dalam hal melakukan pembinaan disetiap desa di wilayah Kabupaten Parimo.

Sehingga, pihaknya bisa melihat desa mana saja yang melakukan pengelolaan keuangan dengan baik, dan yang belum memahami.

“Sehingga, intervensinya kita itu tepat sasaran,” ucapnya.

Kemudian, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) telah melakukan sosialisasi tentang anggaran di Kecamatan Mepanga, dan Tinombo.

“Rencana tahun ini juga kita akan bergerak, tapi kita lebih banyak berkoordinasi dengan DPMD. Sebab, mereka yang lebih paham mana desa yang beresiko. Sehingga, titik-titik itu kita masuk melakukan pembinaan,” pungkasnya.

banner 1280x250

Komentar