the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

6 Cara Menjaga Ibadah agar Tetap Istiqomah Selama Bulan Ramadan

the OPINIbythe OPINI
7 April 2022
in Headline, Ramadan
Reading Time: 5 mins read
the OPINIbythe OPINI
7 April 2022
in Headline, Ramadan
Reading Time: 5 mins read
6 Cara Menjaga Ibadah agar Tetap Istiqomah Selama Bulan Ramadan

Ilustrasi (Lezisna)

Theopini.id – Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Kemeriahan dan semangat beribadah masyarakat sangat terlihat di awal-awal memasuki bulan suci Ramadan. Sayangnya, semangat itu kadang luntur seiring berjalannya bulan Ramadan.

Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan agar bisa lebih istiqomah dalam beribadah selama bulan Ramadan.

Kemeriahan dan semangat beribadah masyarakat sangat terlihat di awal-awal memasuki bulan suci Ramadan. Pada malam pertama misalnya, akan tampak umat Muslim yang berbondong-bondong memenuhi masjid untuk melaksanakan sholat Tarawih. 

Selain itu, ada pula kegiatan tadarus Al-Quran yang biasanya dilaksanakan setelah sholat Tarawih. Suasanya tersebut adalah wujud dari semangat ibadah umat Islam yang sering kita lihat pada hari-hari awal bulan Ramadan.

Baca Juga

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sepanjang Ramadan

Tradisi Pawai Obor Menyambut Ramadan, Sebagai Bentuk Syiar Islam

Polres Parimo Bagikan Takjil Buka Puasa ke Pengendara Bermotor

Namun, sangat disayangkan karena tidak sedikit dari kita umat Islam yang tidak bisa mempertahankan semangat ibadahnya. Sholat Tarawih yang mulanya rajin dikerjakan, lama-lama ditinggalkan. Tadarus Al Qur’an yang awalnya sering dikerjakan, semakin hari justru semakin jarang dilakukan. Pada akhirnya, kita jadi tidak istiqomah dalam beribadah kepada Allah SWT.

Istiqomah dalam Beribadah

Istiqomah pada dasarnya adalah menjaga iman dan takwa kita kepada Allah SWT dan senantiasa menjaga ibadah kita agar setiap saat mengingat perintah-Nya. Istiqomah bukan hanya kita lakukan ketika bulan Ramadan, melainkan setiap saat. Allah pun memerintahkan kita sebagai umat Islam untuk istiqomah dalam melaksanakan ibadah dan amalan baik, sebagaimana dalam QS. Fushilat ayat 30:

Artinya: Sesungguhnya orang-orang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu” (Q.S. Fushilat: 30).

Istiqomah dalam beribadah memang tidak mudah dan bisa terbiasa dengan cepat. Terlebih lagi di saat bulan Puasa yang terkadang kita merasa lelah di malam harinya karena seharian sudah menahan lapar dan dahaga.

Namun, terdapat beberapa usaha dan cara yang bisa kita lakukan agar bisa lebih istiqomah dalam beribadah. Usaha dan cara berikut bisa terus menjaga semangat kita untuk tetap beribadah dan menjalankan amalan-amalan penuh pahala.

Cara agar Tetap istiqomah dalam Beribadah di Bulan Suci Ramadan

1. Meluruskan Niat

Niat merupakan keinginan dalam hati untuk melakukan sesuatu hal yang semata-mata ditujukan hanya kepada Allah dan untuk mendapat Ridha-Nya. Terkadang niat juga digunakan dalam pengertian sesuatu yang dimaksudkan atau disengajakan.

Ketika hendak memasuki bulan Ramadhan, kita bisa meluruskan kembali niat untuk melaksanakan amalan-amalan dan ibadahnya. Terlebih lagi, bulan Ramadan hanya setahun sekali. Maka, kita harus meluruskan dan mengokohkan niat untuk mendapat ampunan dan Ridha Allah SWT.

Menjaga niat juga bisa menjadi cara agar kita tetap istiqomah dalam beribadah. Motivasi akan pahala dan ganjaran dari Allah atas ibadah kita akan menjaga semangat kita. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini:

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanta yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang ia tuju” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Bergaul dengan Orang-orang Saleh

Mengikuti dan bergaul dengan lingkungan pertemanan yang baik akan berdampak kepada diri kita sendiri. Memiliki teman yang rajin beribadah dan mempunyai semangat beramal baik akan membantu kita istiqomah. Pergaulan sangat mempengaruhi diri kita.

Ketika seseorang bergaul dengan orang saleh yang ahli ibadah, bisa saja ia akan ikut ibadah pula. Sebaliknya, ketika seseorang bergaul dengan orang ahli maksiat, jika tidak kuat imannya maka bisa jadi ia terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak baik.

Jika di Bulan Ramadan kita mula kehilangan motivasi dan semangat dalam menjalankan ibadah, maka carilah orang-orang saleh yang bisa kembali mempompa semangat kita. Jika kita dikelilingi oleh para ahli ibadah, maka semoga niat dan motivasi kita untuk menjalankan ibadah bisa kembali muncul.

3. Perbanyak Membaca Al-Quran

Salah satu amalan yang diutamakan selama Bulan Ramadan adalah membaca Al-Quran. Pada bulan suci ini, Al-Qur’an pertama kali diturunkan, yang kita kenal dengan peristiwa isra’ mi’raj. Maka, bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk kita memperbanyak membaca Al-Qur’an. 

Membacanya setiap hari secara rutin dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menenangkan hati. Membaca Al-Quran juga mampu menjadi petunjuk hidup agar selalu ingat atas perintah Allah dan larangan-larangan-Nya. Sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah SWT berikut ini:

Artinya: Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Quran dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah) (Q.S. An-Nahl: 120).

4. Mengikuti Kajian Islami

Selain cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya, cara yang satu ini adalah amalan yang juga sangat baik untuk menjaga keistiqomahan ibadah kita. Ada banyak sarana untuk mengikuti kajian Islami. Kajian bisa dihadiri langsung di masjid-masjid atau bisa juga dihadiri secara online. Mengikuti kajian Islami selain akan menambah ilmu kita juga akan mempertemukan kita dengan orang-orang saleh. 

Ilmu yang kita dapatkan dari para ustadz dan ulama akan mengingatkan kita untuk tetap istiqomah dalam beribadah. Selain itu, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa orang yang menuntut ilmu syar’i, maka ia akan dipermudah menuju surganya Allah. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW:

“Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga” (HR. At Tirmidzi).

5. Berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT

Berdoa dan berdzikir adalah senjata bagi Umat Islam. Kita memohon sesuatu hanyalah kepada Allah yang Maha Kuasa dengan berdoa. Begitu pula dengan minta agar bisa terus istiqomah dalam beribadah dan mencari pahala. Kita memohon agar terus dalam Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga dijauhi dari ajakan syaitan untuk malas beribadah. Sebagaimana Hadist Rasulullah mengenai keutamaan berdoa dan berzikir:

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu” (HR.Tirmidz).

6. Sering Mengingat Kematian

Yang terakhir, upaya dan usaha kita agar tetap istiqomah dalam beribadah, baik di bulan Ramadan atau di luar bulan Ramadan adalah dengan mengingat kematian. Mengingat kematian adalah cara kita memahami tujuan kita selama hidup adalah mencari pahala sebanyak-banyaknya untuk di akhirat kelak. Melakukan ibadah juga harus seakan-akan akan mati besok, oleh karena itu kita harus melakukan ibadah dengan sebaik mungkin. Mengingat kematian adalah ibadah yang sangat dianjurkan, sebagaimana hadits Rasulullah SAW:

“Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian” (HR. At Tirmidzi).

Dengan mengingat kematian, kita dapat menambah frekuensi ibadah kita agar lebih maksimal dan dengan berserah diri memohon ampunan Allah SWT dan surga-Nya. Ad Daqqaq rahimahullah berkata:

“Barangsiapa yang banyak mengingat kematian maka dimuliakan dengan tiga hal: Bersegera bertaubat, puas hati, dan semangat ibadah, dan barangsiapa yang lupa kematian diberikan hukuman dengan tiga hal: menunda taubat, tidak ridha dengan keadaan dan malas ibadah.”

Sumber : widyawicara.com

Tags: #Berdoa&Berzikir#BergaulDenganOrangSoleh#BulanSuciRamadan#KajianIslam#MembacaAlQuran#MengingatKematian
ShareSendTweet
Previous Post

Kemendagri Minta Pemerintah Daerah Percepat Penegasan Batas Desa

Next Post

DPR RI Minta Pemerintah Antisipasi Antrian Panjang Kendaraan di SPBU

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

19 Agustus 2026
Sekda Zulfinasran Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan Parimo 2026

Sekda Zulfinasran Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan Parimo 2026

19 Agustus 2026
Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

18 Agustus 2026
Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026
183 Wabin Lapas Parigi Terima Remisi HUT ke-81 RI, Empat Langsung Bebas

183 Wabin Lapas Parigi Terima Remisi HUT ke-81 RI, Empat Langsung Bebas

17 Agustus 2026
Paskibraka Asal 13 Kabupaten/Kota Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI di Sulteng

Paskibraka Asal 13 Kabupaten/Kota Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI di Sulteng

17 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 37 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 43 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026
Kapolda Sulteng Salurkan Alsintan dan Bantuan Sosial untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Sigi

Kapolda Sulteng Salurkan Alsintan dan Bantuan Sosial untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Sigi

19 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 225 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

19 Agustus 2026
Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

19 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 45 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

15 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 225 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

19 Agustus 2026
Fashion Show Jadi Ajang Promosi Batik Sambulu Gana di Parimo

Fashion Show Jadi Ajang Promosi Batik Sambulu Gana di Parimo

15 Agustus 2026
Anggaran Terbatas, Banggai Tetap Kirim Tim Voli Putra ke POPDA dan 30 Atlet Karate ke Palu

Anggaran Terbatas, Banggai Tetap Kirim Tim Voli Putra ke POPDA dan 30 Atlet Karate ke Palu

19 Agustus 2026
Dua Bulan Berlatih, Paskibraka Parimo Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI

Dua Bulan Berlatih, Paskibraka Parimo Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI

18 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In