Pengurus IDI dan IBI Sepakat Insentif Nakes di Parimo Dikurangi

PARIMO, theopini.id – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Indonesia (IDI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah telah menyepakati nominal insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) dikurangi dari tahun sebelumnya.

“Soal pengurangan telah kami sepakati, karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ungkap Wakil Ketua IDI Parimo, Made Sutanaya, SpoG, di Parigi, Rabu, 8 Juli 2022.

Baca Juga : IDI Akan Cabut Rekomendasi Izin Praktek Dokter di Parimo

Menurut dia, Pemda Parimo melalui Dinas Kesehatan akan menyelesaikan pembayaran gaji dan insentif Nakes berdasarkan kesepakatan asal, Jum’at 8 Juli 2022 (hari ini).

“Pemda akan menyelesaikan mulai dari Januari-Juni tahun ini, yang memang belum dibayarkan sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IBI Parimo, Mulvida menjelasnya, terdapat kelebihan tenaga bidan sebanyak 58 orang dari total 137 bidan yang bertugas di wilayah setempat.

Sehingga, ke depan pihaknya akan memberikan saran dan masukkan kepada para bidan, agar terus meningkatkan kinerjanya.

“Jadi akan dilihat lagi kinerja bidan di desa, untuk memperpanjang kontrak kerjanya dengan daerah,” pungkasnya.

Baca Juga : Pemda Parimo Pastikan Pembayaran Gaji dan Insentif Nakes Dilakukan Pekan Ini

Diketahui, besaran insentif tenaga dokter dikurangi mulai dari Rp 5 juta per bulan, menjadi Rp 3,6 Juta per bulan.

Sementara untuk tenaga bidan pe bulan, menjadi Rp 2,5 juta bagi yang bertugas di desa terpencil, Rp 1,3 juta bagi yang bertugas di desa, dan Rp 800 ribu bagi yang bertugas di perkotaan.

Komentar