RIAU, theopini.id – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menegaskan, impor pakaian bekas membahayakan industri tekstil nasional. Hal ini senada dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang melarang bisnis tersebut.
“Saya kira responnya sudah disampaikan oleh Presiden bahwa impor pakaian bekas itu membahayakan industri nasional, industri tekstil kita, nanti produk-produk dalam negeri itu akan terganggu oleh adanya impor baju bekas,” ungkap Wapres saat menghadiri acara Hari Desa Asri Nusantara 2023 di Lapangan Bola Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Senin, 20 Maret 2023.
Baca Juga: 730 Bal Pakaian, Sepatu, dan Tas Bekas Senilai Rp10 Miliar Dimusnahkan
Menurutnya, larangan tersebut selain untuk melindungi industri tekstil lokal, juga mencegah masuknya barang bekas yang tidak terjamin kebersihannya, serta mengurangi dampak lingkungan.
“Walaupun mungkin tidak potensial, tetapi juga bisa kurang kebersihannya, kesehatannya, dan kemudian juga tidak baiklah (untuk lingkungan),” tuturnya.
Padahal, kata dia, saat ini pemerintah sedang menggiatkan bangga menggunakan produk dalam negeri.
“Kalau kita bisa membuatnya sendiri, kenapa kita harus mengimpor baju yang bekas,” tegas Wapres.
“Nanti industri tekstil kita akan terganggu dan bisa mati. Saya kira Pak Presiden juga sudah mengatakan itu,” imbuhnya.
Baca Juga: Wapres Hadiri UHC Aword 2023, Sigi Terima Penghargaan
Oleh sebab itu, yang terbaik saat ini adalah memajukan industri tekstil dalam negeri. Sehingga, ia mengimbau masyarakat agar terus menggelorakan cinta terhadap produk dalam negeri.
“Kapan lagi kalau tidak sekarang, dan siapa lagi kalau bukan kita,” tandasnya.

Komentar