Ratusan Peserta Didik SMA Negeri 1 Parigi Akan Jalani Tes Narkoba

PARIGI, theopini.id Ratusan peserta didik di SMA Negeri 1 Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, akan menjalani tes bebas narkoba, pada 5 Agustus 2023.

“Ini merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024,” kata Kepala SMA Negeri 1 Parigi, Yusran Kalape, di Parigi, Selasa, 8 Juli 2023.

Baca Juga: SMA Negeri 1 Parigi Buka PPDB Tahun Ajaran 2023/2024

Menurutnya, tes bebas narkoba dilaksanakan, guna menindaklanjuti surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah.

Dalam surat edaran itu, menyatakan dalam pelaksanaan PPDB di setiap satuan pendidikan tingkat SMA, wajib disertai surat bebas narkoba.

Tujuan tes bebas narkoba tersebut, lanjutnya, sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan intens, bila ada peserta didik yang dinyatakan positif narkoba.

“Jadi, orang tua tidak perlu khawatir. Peserta didik yang dinyatakan positif tidak akan kami keluarkan,” tukasnya.

BACA JUGA:  Seluruh Korban Longsor di Tirtanagaya Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Ia mengakui, memang seharusnya kegiatan ini, dilakukan saat PPDB berlangsung. Hanya saja, karena pertimbangan banyaknya biaya yang dikeluarkan calon peserta didik saat pendaftaran, tes bebas narkoba pun ditunda.

Awalnya, tes bebas narkoba yang akan dijalani kurang lebih 300 peserta didik, dijadwalkan terlaksana pada 2 Agustus 2023.

Namun, karena minimnya pendaftar, pihaknya diberikan deadline waktu untuk memenuhi jumlah pendaftar, hingga 5 Agustus 2023.

“Sejauh ini, tidak ada yang komplain. Hanya saja, peserta didik yang terdaftar dan siap menjalani tes, baru tiga orang,” tukasnya.

Yusran menambahkan, soal beban biaya yang dibebankan ke orang tua peserta didik, telah sesuai dengan permintaan Badan Nasional Narkoba (BNN) Kabupaten Poso, sebesar Rp100 ribu untuk pengadaan bahan dan alat tes.

BACA JUGA:  Bangunan Rusak Parah, Siswa dan Guru SDN Kuala Bugis Takut Masuk Kelas

Sementara penambahan biaya Rp20 ribu, untuk kebutuhan lainnya, baik transportasi petugas BNN, kebutuhan konsumsi serta admistrasi kepanitiaan yang akan mengawasi jalannnya kegiatan.

“Kita sudah laporkan, dan sudah diketahui oleh Ketua Komite SMA Negeri 1 Parigi,” ujarnya.

Ia pun memastikan, biaya tes bebas narkoba di SMA Negeri 1 Parigi, besarannya tidak jauh berbeda dengan sekolah lain, yang juga melaksanakan kegiatan serupa.    

Baca Juga: Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Anuntaloko Parigi Dikeluhkan

Terkait, adanya peserta didik yang tidak ingin mengikuti tes bebas narkoba, ia menyebut, akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, sekaitan sanksi yang kemungkinan akan diberikan.

“Harapan kami, orang tua peserta didik dapat merespon sisi baiknya surat edaran itu, dan membayar sesuai dengan deadline waktu yang ditentukan,” pungkasnya.

Komentar