Example 1280x250

DP3AP2KB Parimo Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting 2024

DP3AP2KB Parimo Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting 2024
Rapat koordinasi percepatan penuruna Stunting 2024, Rabu, 24 Januari 2024. (Foto: istimewa)

PARIMO, theopini.id Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar rapat koordinasi percepatan penurunan Stunting, Rabu, 24 Januari 2024.

“Prevalensi Stunting Kabupaten Parimo dari 31,7 persen pada 2020, menurun menjadi 27,4 persen pada 2021. Hal itu, berkat komitmen kita bersama dalam rangka percepatan penurunan Stunting,” ungkap Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, Mawardin, membacakan sambutan Pj Bupati Parimo.

Baca Juga: Percepatan Penurunan Stunting, Sekda Parimo: Momen Menata Kembali Pelayanan

Ia mengatakan, konvergensi penurunan Stunting dalam rangka penyusunan rencana program kegiatan dan penganggaran, merupakan tindak lanjut Pemda Parimo, merealisasikan hasil rekomendasi dari analisis situasi.

Rencana ini, berisi program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan cakupan layanan guna meningkatkan integrasi serta intervensi kabupaten/kota dan desa pada tahun berjalan.

“Maka dari itu, Pemda kabupaten/kota mengintegritasikan rencana kegiatan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja OPD,” ujarnya.

Tujuannya, untuk menentukan program dan kegiatan yang diprioritaskan alokasinya, serta menentukan upaya perbaikan manajemen layanan, untuk meningkatkan akses rumah tangga 1.000 HPK terhadap intervensi gizi spesifik maupun sensitif.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pelayanan dan pencegahan Stunting dapat dilaksanakan secara berkualitas, memadai serta menyentuh langsung kelompok sasaranya, yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak umur 0-59 bulan.

Ia juga menekankan kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) harus mampu bekerja secara efektif, konvergen serta terintegrasi dengan melibatkan lintas sektoral di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa.

Sementara itu, Pj Bupati Parimo, Richard Arnaldo yang hadir di tengah acara berlangsung, secara resmi membuka rapat koordinasi percepatan penurunan Stuting tesebut.

“Atas nama Pemda Parimo, saya sangat menyambut baik dan apresiasi DP3AP2KB, karena telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ucap Pj Bupati.

Ia berpesan kepada seluruh peserta yang hadir agar mengikuti kegiatan dengan baik. Sehingga, lebih paham lagi kinerja percepatan penurunan Stunting, dan dapat diimplementasikan ke kehidupan sehari-hari.

“Selain itu, bisa bermanfaat untuk orang-orang disekitarnya dan lebih dirasakan banyak orang, terkhusus masyarakat Kabupaten Parimo,” imbuhnya.

Baca Juga: BPKP Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting Pemda Parimo

Kegiatan ini, kata dia, merupakan salah satu dari empat tugas prioritas yang diamanatkan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) kepadanya sebagai Pj Bupati di Kabupaten Parimo.

“Diantaranya, menciptakan kondisi aman dan kondusif menghadapi pesta demokrasi, baik Pileg, Pilpres dan Pilkada yang akan dilaksanakan pada September 2024. Termasuk penanganan Stunting, pengentasan kemiskinan ekstrim dan pengendalian inflasi daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!