PALU, theopini.id – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah, menggelar pameran bulan merdeka belajar, untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun ini.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Gubenur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir, digelar di Museum Daerah, di Kota Palu, Jum’at, 31 Mei 2024.
Baca Juga: Hardiknas Harus Jadi Momentum Evaluasi Merdeka Belajar
“Dengan pameran ini, kita dapat melihat dan juga memahami akan pentingnya menjaga keselarasan antara penyelenggaraan pendidikan dengan kurikulum merdeka, melalui upaya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa indonesia,” kata Ma’mun Amir, dalam sambutannya.
Adanya pameran ini, kata dia, dapat mengamati secara dekat bagaimana kurikulum merdeka diterapkan di Sulawesi Tengah selama ini.
Merdesa belajar, menurutnya, telah memberikan ruang-ruang akselerasi, dan kreasi bagi satuan pendidikan dan guru-guru, untuk berimprovisasi serta berinovasi.
Ia mengatakan, guru didorong mengembangkan model pembelajaran yang sesuai kebutuhan, dan karakteristik daerah, termasuk nilai-nilai kearifan lokal Sulawesi Tengah dari 13 kabupaten/kota.
“Lewat pameran ini, sejatinya tersirat sebuah pesan moral membangun dan memajukan pendidikan, merupakan tanggung jawab kita bersama,” tukasnya.
Olehnya, agar tujuan bisa terpenuhi, maka sinergitas kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan dan masyarakat merupakan kata kuncinya yang harus terus dibina, dirawat dan ditingkatkan lagi secara berkelanjutan.
Baca Juga: BPMP Sulteng Gelar Rakor Terpadu Kebijakan Merdeka Belajar
Wagub Ma’mun Amier berharap pameran ini dapat menunjukkan kepada masyarakat luas, bahwa semangat merdeka belajar dan berbudaya telah mengakar dengan sangat kuat di daerah.
Khususnya, di Sulawesi Tengah yang menandai perkembangan pendidikan dan kebudayaan, di daerah maju bersama, seiring dengan perkembangan zaman.






