Pemda Parimo Dukung Pengelolaan Program Fasilitasi ZIS

PARIMO, theopini.id Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mendukung penuh pengelolaan program fasilitasi Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS).

“Dalam Konteks ini, kerja sama lintas sektor, antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, menjadi sangat penting,” ujar Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Setda) Parimo, Yusnaeni, saat menghadiri sosialisasi ZIS di Parigi, Senin, 2 Desember 2024.

Baca Juga: BAZNAS Distribusikan 137 Ribu Paket Beras Zakat Fitrah hingga Pelosok Indonesia

Menurutnya ZIS bukan hanya ibadah, tetapi merupakan salah satu solusi nyata untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Melalui pengelolaan yang baik, transparan serta akuntabel, kata dia, ZIS juga dapat menjadi instrumen efektif untuk pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:  Wabin Lapas Parigi Isi Ramadan dengan Tarawih dan Tadarus

Olehnya, ia pun mengajak seluruh pihak, untuk membangun sinergi yang kokoh dalam mewujudkan pengelolaan ZIS terarah dan tepat sasaran.

Ia menilai, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Parimo memiliki peran penting dalam pengelolaan Zalat di daerah.

“Dengan terlaksananya sosialisasi, ke depan diharapkan dapat menambah kontribusi penyaluran zakat secara telat dan terkoordinir bagi seluruh masyarakat Kabupaten Parimo yang berhak menerima,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan kesadaran masyarakat tentang manfaat serta keutamaan infaq dan sedekah, baik secara spiritual maupun sosial.

Selain itu, perlunya pengelolaan teknologi yang profesional dalam optimalisasi pendistribusian infaq dan sedekah, agar lebih transparan serta akuntabel.

BACA JUGA:  Polda Sulteng PTDH Oknum Calo Penerimaan Polri, Jelang Rekrutmen 2025

Ia menambakan, kolaborasi semua pihak perlu dilakukan untuk meningkatkan kerja sama antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan organisasi sosial. Sehingga menjangkau penerima manfaat secara lebih luas.

Baca Juga: Ditetapkan Kemenag, BAZNAS Parimo: Zakat Fitrah Rp40 Ribu per Jiwa

Melalui sosialisasi ini, ia mengajak seluruh pihak agar dapat memperkuat komitmen untuk menjadikan Kabupaten Parimo sebagai daerah unggul, dalam pengelolaan infaq dan sedekah.

“Mari kita niatkan bersama, langkah ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan makmur,” pungkasnya.

Komentar