Cek Kesehatan Gratis di Gorontalo Berjalan Baik

GORONTALO, theopini.id Cek kesehatan gratis di Puskesmas Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo berjalan dengan baik, berkat didukung dengan fasilitas yang memadai.

“Kita melihat pelaksanaannya di Provinsi Gorontalo, khususnya di Puskesmas Limboto, Kabupaten Gorontalo ini berjalan cukup baik. Mulai dari pendaftaran, mereka sudah memakai aplikasi Satu Sehat, kita sudah cek semua peralatannya cukup memadai,” ungkap Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, saat meninjau cek kesehatan gratis, Kamis, 13 Februari 2025.

Baca Juga: Menpar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Meski demikian, ia menekankan perlunya antisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah warga yang ingin memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis, agar optimal.

BACA JUGA:  Siswi Diduga Korban Penganiayaan Oknum Guru Jalani Pemeriksaan Psikologis

Ia menilai Puskesmas Limboto menjadi contoh yang baik, agar fasilitas kesehatan lain dapat menerapkan standar yang sama.

Harapannya, seluruh puskesmas di Provinsi Gorontalo dapat ditingkatkan statusnya menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Kalau misalnya bisa, semua puskesmas ditingkatkan kualitasnya menjadi BLUD, seperti di sini bagus bisa jadi satu percontohan puskesmas lain untuk menerapkan standar yang sama yang ada di puskesmas Limboto,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa mengatakan, seluruh puskesmas siap melaksanakan pelayanan cek kesehatan gratis. Meskipun ada beberapa peralatan yang masih perlu dilengkapi.

BACA JUGA:  Lantik 268 Pejabat, Gubernur Gorontalo Tekankan Kinerja dan Kreativitas

Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA, dengan pelayanan antara lain status gizi dan tumbuh kembang anak untuk balita.

Adapula pemeriksaan laboratorium, IVA test dan SADANIS, pendengaran, dan EKG untuk orang dewasa hingga usia 40 tahun ke atas.

Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari

Sementara pemeriksaan kesehatan untuk remaja, dilakukan di masing-masing sekolah yang di daerah dengan jadwal yang ditentukan.

Apabila, ada warga yang menderita penyakit, akan diberikan rujukan ke dokter atau rumah sakit dengan hasil rekam medis elektronik.

Komentar