the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Sulteng Matangkan Strategi Atasi Kemiskinan dan Stabilkan Harga Pangan

the OPINIbythe OPINI
12 Maret 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
12 Maret 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Gubernur Sulteng Matangkan Strategi Atasi Kemiskinan dan Stabilkan Harga Pangan

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid pimpin rapat penyusunan RPJMD di Palu, Rabu, 12 Maret 2025. (Foto: Ist)

Baca Juga

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Polresta Banggai Tangkap Dua Pemuda, 36 Paket Sabu Disita

PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr Reny Lamadjido, memimpin rapat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 di Palu, Rabu, 12 Maret 2025.

“Salah satu fokus utama dalam RPJMD, adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui stabilisasi harga bahan pokok dan pengentasan kemiskinan,” kata Gubernur Anwar Hafid, dalam arahannya.

Baca Juga: Susun RPJMD, Gubernur Sulteng Prioritaskan kemiskinan Pendidikan dan Kesehatan

Ia menyoroti kesenjangan harga pangan antarwilayah di Sulawesi Tengah yang masih tinggi. Misalnya perbedaan harga antara Kota Palu dan daerah kepulauan, seperti Banggai Laut dan Tojo Una-Una.

Menurutnya, salah satu penyebab inflasi tinggi adalah harga bahan pokok yang melambung. Sehingga, harus mencari solusi agar harga stabil dan merata di seluruh Sulawesi Tengah.

Ia pun mengusulkan mekanisme subsidi distribusi, untuk menekan perbedaan harga antara daerah perkotaan dan pedesaan.

Selain itu, strategi pengentasan kemiskinan juga menjadi perhatian serius. Gubernur menekankan perlunya pendekatan baru yang lebih efektif dari sekadar bantuan sembako.

Untuk itu, ia menyarankan, program pendampingan intensif. Di mana, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertanggung jawab atas sejumlah warga miskin selama lima tahun hingga mereka mandiri secara ekonomi.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sembako. Kita harus mendampingi mereka sampai benar-benar keluar dari kemiskinan dengan membuka lapangan kerja dan memberikan akses terhadap ekonomi yang lebih baik,” tegasnya.

Ia pun menyinggung pentingnya program revitalisasi rumah tidak layak huni sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

Anwar Hafid menyebut konsep “Aladdin” (Atap, Lantai, Dinding) yang pernah diterapkannya saat menjabat sebagai Bupati Mowowali. Di mana, pemerintah membantu renovasi rumah warga miskin agar lebih layak huni.

Selain itu, ia menegaskan perubahan besar dalam pola pikir dan kebijakan sangat diperlukan, untuk memastikan program pembangunan benar-benar berdampak bagi rakyat.

Olehnya, ia mengajak seluruh OPD dan stakeholder terkait, untuk berinovasi dalam mencari solusi yang konkret dan berkelanjutan.

“Dengan pendekatan baru ini, diharapkan kemiskinan di Sulawesi Tengah dapat ditekan secara signifikan. Sementara harga bahan pokok tetap terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pengembangan koperasi, dan penyimpanan hasil panen menjadi kunci dalam menekan fluktuasi harga pangan.

Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, lanjutnya, setiap desa di Sulawesi Tengah diharapkan memiliki satu gudang penyimpanan atau cold storage.

Sedangkan dana desa, akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur tersebut, guna memastikan ketersediaan pangan yang stabil sepanjang tahun.

Senada, Kepala Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Rony Hartawan mengatakn, pentingnya menjaga stabilitas harga dan meningkatkan produktivitas daerah.

Baca Juga: Gubernur Gusnar Ajak Masyarakat Gorontalo Implementasikan Disiplin Ramadan

Ia menegaskan, konsumsi menjadi faktor utama dalam perekonomian, dengan nilai konsumsi di Sulawesi Tengah mencapai 57,3 persen. Olehnya, strategi penguatan ketahanan pangan dan produksi lokal harus diperkuat.

“Jika kita bisa mengelola produksi dengan baik, kita dapat menekan ketergantungan impor dan meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku usaha lokal,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#BankIndonesiaSulteng#drRenyALamadjido#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Wamendagri Bima Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi Program Kerja Pusat dan Daerah

Next Post

Pemda Diminta Pastikan Perencanaan Pembangunan Akomodir Kepentingan Daerah dan Nasional

the OPINI

the OPINI

Related Posts

661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

11 September 2026
Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

Disnakertrans Parimo Jajaki Jalur Resmi Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

11 September 2026
34 Dokumen Tanah Pemda Parimo Sudah Diukur, 17 Masih Dikembalikan

34 Dokumen Tanah Pemda Parimo Sudah Diukur, 17 Masih Dikembalikan

11 September 2026
Wagub Gorontalo Minta Keamanan Pangan MBG Diawasi dari Dapur hingga Sekolah

Wagub Gorontalo Minta Keamanan Pangan MBG Diawasi dari Dapur hingga Sekolah

10 September 2026
Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

Kepmen WPR Ditarget Terbit November 2026, Gorontalo Kejar Kepastian IPR Tambang Rakyat

10 September 2026
Sekda Parimo Dorong Sertifikasi Tanah untuk Perkuat Pengamanan Aset Daerah

Sekda Parimo Dorong Sertifikasi Tanah untuk Perkuat Pengamanan Aset Daerah

9 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rumah Warga Ogomolos Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

11 September 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 166 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA

11 September 2026
661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

661 Warga Bongohulawa Kesulitan Air, Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan

11 September 2026
Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

Antrean BBM Ganggu Pelayanan Publik, Pemkot Makassar Desak Pertamina Bergerak Cepat

11 September 2026
Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

11 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

10 September 2026
Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

Iswara-Sekretariat DPRD Parimo Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Avolua

11 September 2026
Wabup Sahid: Pembangunan Parimo Harus Diiringi Penguatan SDM Berkarakter

Wabup Sahid: Pembangunan Parimo Harus Diiringi Penguatan SDM Berkarakter

11 September 2026
Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

9 September 2026
Revitalisasi Sekolah Parimo Melonjak, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Bupati Parimo Minta Guru Terlibat Tekan Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar

6 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d