Gubernur Sulteng: Peran Bidan Sangat Besar Hentikan Kematian Ibu Melahirkan

PALU, theopini.id Gubernur H Anwar Hafid menghadiri acara pengukuhan pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulawesi Tengah masa bakti 2023-2028 di Kota Palu, Sabtu, 15 Maret 2025.

“Saya punya keyakinan besar peran ibu-ibu bidan ini sangat besar untuk menghentikan kematian ibu melahirkan dan bayi serta Stunting,” ujarnya Guubernur Anwar Hafid dalam sambutannya.

Baca Juga: Pengurus IBI Sulteng Peringati HUT ke-73 Tahun

Ia mengatakan, kolaborasi dan sinergi merupakan resep manjur untuk mencegah kematian ibu melahirkan.

Dalam kesempatan itu, ia pun menceritakan pengalamannnya menjaga keselamatan ibu hamil dan bayi yang dilahirkan saat menjabat Bupati Morowali.

Kala itu, kata dia, Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali dan masyarakat bekerja sama menjaga keselamatan ibu hamil dan bayi yang baru dilahirkan, dengan memasang bendera sebagai tanda siaga.

“Alhamdulillah saat itu (Morowali) nol angka kematian ibu melahirkan,” kenangnya.

Terkait Stunting, ia menyarankan ide yang mirip dengan program Makan Bergizi Gratis. Tetapi sasarannya adalah balita, bukan pelajar.

“Kalau (dari) kecil tidak cukup gizi, akan susah ditangani saat besar,” ungkapnya.

Selain itu, edukasi ke orangtua dan keluarga tentang pencegahan Stunting dan pemberian gizi seimbang juga harus terus digalakkan.

Sebab, kata dia, perilaku kurang baik dari orangtua dalam mengasuh anaknya, akan ikut berkontribusi terhadap gizi buruk.

Dalam momen itu, Anwar Hafid pun sempat menyampaikan candaan, dengan menyebutkan kehadiran Wakil Gubernur dr Reny A. Lamadjido, sebagai Gubernur Kesehatan.

Baca Juga: Hadiri Musda ke 8 IBI Dulteng, dr Komang Adi: Bidan Sahabat Terbaik Keluarga

“Wakil saya orang kesehatan asli 24 karat, dan jangan diragukan kemampuannya,” tegasnya.

Ia meyakini, pembangunan kesehatan Sulawesi Tengah pasti lebih maju di masa datang. Olehnya, dia meminta dukungan seluruh pihak, untuk mendukung dan bersinergi.

Komentar