BANGGAI, theopini.id – Konferensi Refleksi Pemilu 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai, Sulawesi Tengah menjadi ruang evaluasi strategis untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.
Dalam forum ini, Bupati Banggai H Amirudin menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penting untuk mendukung penyelenggaraan demokrasi yang partisipatif dan berintegritas.
Baca Juga: Peran Masyarakat Dibutuhkan dalam Mewujudkan Pemilu Berkualitas
“Pemerintah daerah tidak bisa hanya menjadi penonton. Kita harus hadir mendukung KPU, baik dari sisi fasilitas maupun kebijakan, agar setiap proses Pemilu bisa menjawab harapan masyarakat,” ujar Bupati Amirudin saat membuka kegiatan Konferensi Tahapan Pemilihan Tahun 2024, Senin, 16 Juni 20025.
Ia mengapresiasi, keterbukaan KPU dalam membuka ruang evaluasi atas pelaksanaan Pemilu 2024, termasuk keberaniannya menerima masukan dan kritik secara konstruktif.
Menurut dia, refleksi dan proyeksi adalah bagian penting dari upaya memperbaiki sistem demokrasi lokal.
“Saya kira ini forum yang sangat bernilai. Tidak mudah menyusun refleksi secara jujur, tetapi ini langkah maju agar demokrasi kita tidak hanya prosedural, tapi juga substansial,” ujarnya.
Bupati Amirudin juga menyoroti pentingnya meningkatkan literasi politik masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menegaskan, Pemilu yang berkualitas hanya bisa terwujud jika ada kolaborasi antara penyelenggara, pengawas, partai politik, dan masyarakat sipil.
Baca Juga: Wamendagri Bima Arya Tegaskan Stabilitas Politik Kunci Pilkada Damai dan Berkualitas
Dalam kesempatan itu, ia pun mengajak semua pihak menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemilu dan memastikan pelaksanaan Pilkada mendatang berlangsung secara inklusif dan profesional.
“Demokrasi hanya bisa tumbuh bila didukung oleh kepercayaan. Dan itu tugas kita semua, bukan hanya KPU,” tegasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar