Jenazah Ketiga Korban Longsor Tirtanagaya Berhasil Dievakuasi

PARIMO, theopini.idTim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi satu jenazah korban longsor atas nama Sahrat (43) di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Dengan temuan ini, total korban yang berhasil ditemukan menjadi tiga orang dari tujuh yang dilaporkan tertimbun longsor.

Baca Juga: Evakuasi Longsor Parimo Terkendala Medan dan Cuaca Buruk

Sebelumnya, pada Senin, 25 Juni 2025, dua korban lainnya yakni Ijal alias Faisal (28) dan Arun (17) telah lebih dahulu ditemukan dan dievakuasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus mengatakan, operasi pencarian diperpanjang hingga empat hari ke depan.

Selain menambah durasi pencarian, kata dia, jumlah personel SAR juga ditingkatkan.

“Upaya pencarian turut melibatkan Pemerintah Desa Tirtanagaya dan warga setempat yang secara aktif membantu di lapangan,” ujarnya.

Menurut dia, jenazah Sahrat yang merupakan warga Desa Anutapura, Kecamatan Bolano Lambunu, telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh. Rizal, menyebut kebutuhan alat berat ekskavator semakin mendesak untuk mempercepat proses evakuasi empat korban lainnya yang masih tertimbun.

“Saat ini, hanya satu unit ekskavator yang digunakan. Itu sangat terbatas, sementara medan pencarian cukup sulit,” ungkapnya.

Baca Juga: Operasi Pencarian Korban Longsor Dilanjutkan, Tim SAR Tambahan Dikerahkan

Ia juga menjelaskan, jika pencarian memasuki hari ketujuh, pihaknya akan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna menentukan langkah lanjutan.

“Proses pencarian tetap berjalan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, yang mengatur masa pencarian selama tujuh hari,” jelasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar