the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Data Kemiskinan Belum Sinkron, Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Validasi

the OPINIbythe OPINI
15 Oktober 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
15 Oktober 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Data Kemiskinan Belum Sinkron, Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Validasi

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Sahid rapat koordinasi bersama Wakil Gubernur dr Reny Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, dan Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah, Agus Yulianto di Palu, Rabu, 15 Oktober 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menyoroti lambatnya pembaruan data kemiskinan di aplikasi 6NG Kementerian Sosial, yang disebutnya menghambat efektivitas program pengentasan kemiskinan di daerah.

Menurutnya, data yang tidak akurat berpotensi membuat bantuan sosial salah sasaran, sementara masyarakat miskin baru justru tidak terakomodasi.

Baca Juga: Wapres Minta Pendataan Kemiskinan Ekstrim Dilakukan Secara Akurat

“Masih ada penerima bantuan yang sudah meninggal dunia tapi tetap tercatat aktif. Ini artinya pembaruan datanya sangat lambat. Seharusnya tidak butuh berbulan-bulan, cukup satu atau dua minggu,” tegas Anwar dalam rapat koordinasi bersama Wakil Gubernur dr Reny Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, dan Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah, Agus Yulianto di Palu, Rabu, 15 Oktober 2025.

Ia meminta agar Dinas Sosial, Bappeda, BPS, dan perwakilan Kementerian Sosial segera duduk bersama untuk menyatukan dataset kemiskinan daerah.

Dengan begitu, menurutnya, setiap kebijakan dan intervensi program dapat berbasis data terbaru dan tepat sasaran.

Selain menyoroti akurasi data kemiskinan, ia juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran agar program pemerintah benar-benar memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai masih banyak kegiatan yang menyedot anggaran besar tetapi tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat.

“Belanja program harus murni untuk rakyat, bukan habis untuk perjalanan dinas atau kegiatan seremonial. Kalau dari seratus miliar anggaran hanya tiga puluh miliar yang dirasakan masyarakat, berarti ada yang salah,” ujarnya.

Menurutnya, efisiensi fiskal bukan berarti memangkas pelayanan, tetapi menata ulang prioritas agar setiap rupiah APBD berdampak nyata.

Ia juga meminta penyusunan APBD 2026 dilakukan dengan pendekatan berorientasi hasil (result oriented), bukan sekadar mengejar penyerapan anggaran.

Dalam rapat yang juga dihadiri BPKP, ia menilai pentingnya pengawasan dan pendampingan dari lembaga tersebut sebagai bagian dari proses pembenahan tata kelola pemerintahan.

“Kalau BPKP menegur, itu tanda kasih sayang. Lebih baik dikritik agar kita bisa berbenah, daripada dibiarkan salah arah,” katanya disambut tawa peserta rapat.

Gubernur Anwar Hafid juga menyinggung sektor pendidikan, sebagai penopang utama penurunan kemiskinan.

Ia menargetkan rata-rata lama sekolah di Sulawesi Tengah naik, dari sembilan tahun menjadi dua belas tahun pada 2026, seiring perluasan akses pendidikan menengah dan bantuan BOSDA.

Baca Juga: Hadiri Rakor Penguatan DTKS, Bupati Sigi Dorong Pembaharuan Data Kemiskinan

Sebagai tindak lanjut, ia meminta Bappeda dan Dinas Pendapatan menjadwalkan pertemuan dengan bupati dan kepala dinas terkait untuk membahas kemandirian fiskal daerah bersama BPS, BPKP, dan unsur Kementerian Keuangan.

“Kita ingin arah pembangunan Sulawesi Tengah benar-benar berbasis data dan efisien dalam penggunaan anggaran, supaya hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#BPKPSulteng#Kemensos#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Pemda Donggala Menata Ulang Struktur Organisasi Lewat Kebijakan Perampingan

Next Post

Di Tengah Keterbatasan, SDN 2 Banawa Jadi Benteng Pelestarian Bahasa Unde

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

13 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026
Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d