Gubernur Sulteng Dorong PT NNI Perkuat Program CSR untuk Lingkungan dan Masyarakat

MORUT, theopini.idGubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menegaskan pentingnya peran tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin dunia industri tumbuh bersama masyarakat. Investasi harus berjalan sehat, lingkungan terlindungi, dan masyarakat sekitar juga merasakan manfaat langsung melalui program CSR yang berkelanjutan,” ujar Anwar Hafid saat meninjau aktivitas PT Nadesico Nickel Industry (NNI) di Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Kamis, 23 Oktober 2025.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan lingkungan oleh PT NNI telah berjalan sesuai ketentuan, sekaligus meninjau tindak lanjut surat teguran pemerintah provinsi terkait pengelolaan limbah.

Baca Juga: Apresiasi Program CSRRP, Novalina: Pemulihan Bencana 2028 Jadi Isu Penting

Namun lebih dari itu, Gubernur Anwar Hafid menekankan, agar perusahaan aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan sosial dan infrastruktur melalui CSR.

“Pemerintah sangat menghargai jika perusahaan ikut membantu membangun akses jalan, mendukung program sodetan sungai untuk pencegahan banjir, atau kegiatan sosial lainnya. Itu bentuk investasi sosial yang akan memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, tanggung jawab sosial bukan sekadar pelengkap dari kegiatan industri, tetapi bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Menurutnya, industri yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat akan lebih diterima dan dipercaya publik.

“Kalau masyarakat sejahtera dan lingkungan terjaga, maka iklim investasi juga akan semakin baik. Karena itu, CSR harus menjadi roh dari setiap kegiatan industri,” tegasnya.

Dalam peninjauan di lapangan, Gubernur Anwar Hafid juga melihat adanya kemajuan signifikan dari pengelolaan limbah PT NNI.

Ia mengapresiasi upaya perusahaan yang mulai memperbaiki sistem pembuangan limbah, sehingga kualitas air sungai di sekitar kawasan industri kini lebih jernih.

“Sekarang airnya sudah jauh lebih jernih, tinggal sedikit yang perlu diperbaiki. Artinya perusahaan sudah melakukan langkah nyata. Tapi kami akan terus memantau agar perbaikan benar-benar tuntas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov Sulawesi Tengah akan melakukan evaluasi lanjutan untuk memastikan seluruh kewajiban lingkungan dan sosial perusahaan terlaksana dengan baik.

“Kami akan datang lagi untuk melihat hasil akhirnya. Karena tanggung jawab industri bukan hanya pada produksi, tetapi juga pada kehidupan masyarakat di sekitarnya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT NNI, Irwansa menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur terhadap perkembangan industri di Morowali Utara.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat kontribusi sosial dan memperbaiki pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Wamendagri Tekankan Inovasi Pendanaan untuk Jaga Layanan Dasar dan Program Nasional

“Sejak menerima teguran, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulteng. Kami sudah melakukan blokade aliran air dari area pencucian batubara, pengerukan lumpur, dan pemasangan sistem penyaringan. Ke depan kami juga menyiapkan program CSR yang lebih terarah untuk masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, PT NNI berkomitmen tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mendukung peningkatan ekonomi masyarakat lokal melalui berbagai kegiatan sosial dan kemitraan dengan pemerintah daerah.

“Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan daerah, bukan hanya dari sisi investasi, tapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar