Bupati Parimo Minta DPRD Bentuk Pansus untuk Ungkap Dalang Penambahan Titik WPR

PARIMO, theopini.id Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Erwin Burase meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) membentuk Panitia Khusus (Pansus), guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penambahan usulan titik Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dari 16 titik menjadi 53 titik.

Ia menilai, pembentukan Pansus merupakan langkah tepat agar proses penelusuran berjalan transparan dan sesuai mekanisme pengawasan lembaga legislatif.

Baca Juga: Usulan WPR Diubah Diam-Diam, DPRD Parimo Minta Bupati Bertindak

“Saya rasa kurang baik kalau saya sendiri yang melaporkan bawahan saya. Dengan adanya Pansus, prosesnya akan lebih objektif karena DPRD memiliki fungsi pengawasan, untuk menelusuri siapa saja yang terlibat dalam penambahan usulan titik WPR menjadi 53 lokasi,” ujar Erwin, usai menghadiri rapat paripurna, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurutnya, DPRD dapat memanggil berbagai pihak melalui Pansus, untuk mengklarifikasi dan menelusuri lebih jauh asal-usul penambahan jumlah titik WPR yang kini menjadi polemik di masyarakat.

Hasil kerja Pansus, kata dia, tentunya akan dituangkan dalam satu rekomendasi resmi yang disampaikan kepada aparat penegak hukum dan kepadanya.

Saat ditanya mengenai siapa saja oknum yang terlibat dalam penambahan WPR tersebut, Bupati Erwin masih enggan membeberkan lebih jauh.

Ia hanya menyarankan agar penelusuran dilakukan langsung ke Bidang Tata Ruang, Dinas PUPRP Parimo yang secara teknis berwenang dalam penyusunan dokumen usulan WPR.

“Untuk orang dalam saya belum tahu, kemungkinan iya, kemungkinan tidak. Saya belum bisa menjawab karena itu lebih diketahui oleh bagian tata ruang,” katanya.

Baca Juga: Pasca Batalkan Usulan WP dan WPR, Bupati Parimo: Saya Mau Lihat Siapa yang Kepanasan

Ia menegaskan, jika hasil Pansus nantinya menemukan adanya keterlibatan oknum dari kalangan pemerintah, maka pihaknya tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Sanksi pasti ada, namun kita akan pelajari terlebih dahulu, termasuk rekomendasi dari DPRD,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar