Gubernur Sulteng: Pemimpin Sejati Harus Mampu Mengatur Diri Sendiri

PALU, theopini.id Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, kepemimpinan sejati berawal dari kemampuan seseorang mengatur dirinya sendiri.

“Siapa yang bisa mengatur dirinya sendiri, maka dia bisa mengatur orang lain. Jangan berharap bisa memimpin orang lain jika tidak bisa memimpin diri sendiri,” tegas Anwar Hafid saat bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan IV Tahun 2025 di Markas Yonif 711 Raksatama Palu, Sabtu, 1 November 2025.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Dorong Kepemimpinan Berkelanjutan dan Sinergi Keamanan di Sulteng

Ia menjelaskan, kegiatan Persami bukan hanya ajang pelatihan lapangan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan bagi pelajar di Sulawesi Tengah.

Melalui kegiatan seperti survival, pionir, SAR, PBB, hingga pembelajaran nilai-nilai Pancasila dan bahaya narkoba, para kadet dilatih menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas.

“Bangsa Indonesia menghadapi tantangan besar di era digital. Di tengah derasnya arus globalisasi, para kadet tampil sebagai garda terdepan menjaga semangat nasionalisme,” ujarnya.

Gubernur Anwar Hafid menambahkan, kemampuan bertahan dan semangat pantang menyerah atau militansi hidup merupakan kunci utama bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman.

“Manusia hebat bukan yang tidak pernah jatuh, tetapi yang selalu bangkit setiap kali terjatuh. Militansi itu penting, karena darinya lahir semangat kepemimpinan sejati,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI, Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, beserta seluruh jajaran TNI yang telah memprakarsai kegiatan pembinaan karakter melalui KKRI.

Ia memastikan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program KKRI di tingkat SMA dan SMK di seluruh wilayah provinsi.

“Insyaallah pemerintah provinsi akan mendukung sepenuhnya, baik angkatan pertama maupun berikutnya. Kita ingin seluruh siswa bisa ikut serta karena ini bagian penting dari pendidikan karakter dasar,” jelasnya.

Baca Juga: Pergantian Kepemimpinan, Polda Sulteng Tegaskan Komitmen Jaga Kepercayaan Publik

Anwar pun berbagi pengalaman pribadinya mengikuti berbagai pendidikan kedisiplinan di masa muda, yang menurutnya membentuk mental tangguh dan kemampuan kepemimpinan dalam perjalanan kariernya.

Dengan semangat pembinaan karakter yang kuat, Gubernur berharap kegiatan Persami menjadi wadah lahirnya generasi muda Sulawesi Tengah yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar