HIV/AIDS Capai 38 Kasus, Dinkes Parimo Perkuat Skrining dan Pemantauan WBP

PARIMO, theopini.idDinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mencatat 38 kasus HIV/AIDS sepanjang Januari hingga November 2025.

Temuan ini, mendorong instansi tersebut memperkuat langkah pencegahan, deteksi dini, dan layanan pengobatan di seluruh wilayah.

Baca Juga: Januari-Oktober 2024, Dinkes Parimo Temukan 27 Kasus Baru HIV/AIDS

Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinkes Parimo, Yunita Tagunu mengatakan, pemerintah daerah terus memastikan penanganan HIV/AIDS berjalan secara komprehensif, baik melalui peningkatan layanan maupun memperluas jangkauan skrining kepada kelompok berisiko.

Ia menyebut, tiga fasilitas yang saat ini menjadi pusat Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) HIV/AIDS, yaitu RSUD Anuntaloko Parigi, Puskesmas Torue, dan Puskesmas Mepanga.

Sebagai langkah deteksi dini, Dinkes Parimo tahun ini melaksanakan Skrining Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Program ini, kata dia, bertujuan memastikan kondisi kesehatan WBP sejak awal serta mencegah potensi penyebaran penyakit menular.

Pelaksanaan skrining dilakukan tenaga kesehatan Puskesmas Parigi, dengan pendampingan langsung dari Dinas Kesehatan.

“Sebanyak 229 WBP menjalani pemeriksaan VCT Mobile. Dari hasil skrining, satu orang teridentifikasi suspek HIV/AIDS dan langsung dirujuk ke layanan PDP RSUD Anuntaloko Parigi,” jelas Yunita.

Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Sigi Setiap Tahun Terus Meningkat

Ia menegaskan, deteksi dini dan skrining rutin merupakan langkah penting untuk menekan penularan HIV/AIDS di masyarakat.

“Upaya ini akan terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar