Musnahkan 60 Kg Sabu, Kapolda Sulteng Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkotika

PALU, theopini.idKapolda Irjen Pol Endi Sutendi menegaskan, komitmen institusinya untuk tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika di wilayah Sulawesi Tengah.

“Pengungkapan ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang menyelamatkan masa depan masyarakat. Dengan pemusnahan sekitar 60 kilogram sabu ini, kita berpotensi menyelamatkan kurang lebih 300 ribu jiwa dari bahaya narkotika,” tegas Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Endi Sutendi, saat memimpin konferensi pers rilis akhir tahun 2025 yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti sabu seberat kurang lebih 60 kilogram di Kota Palu, Selasa, 30 Desember 2025.

Baca Juga: BNN Ungkap Kasus Peredaran Sabu Seberat 19,8 Kg

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 Polda Sulteng berhasil mengungkap 706 kasus narkotika dengan 520 kasus diselesaikan.

Jumlah tersebut, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total tersangka mencapai 865 orang.

“Ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika masih aktif, namun kami pastikan aparat tidak pernah lengah. Polda Sulteng akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum, mulai dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Selain narkotika, Kapolda juga menyoroti capaian Polda Sulteng dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sepanjang 2025, tercatat 10.311 kasus kejahatan dengan tingkat penyelesaian mencapai 59,37 persen.

“Situasi kamtibmas secara umum masih terkendali, meski terdapat kenaikan jumlah kasus dibandingkan 2024. Yang terpenting, kami terus memperkuat langkah pencegahan dan penindakan agar rasa aman masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Di bidang lalu lintas, Kapolda Endi Sutendi menyebut, terjadi penurunan angka kecelakaan menjadi 1.057 kasus atau turun 1,40 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 354 jiwa pada 2024, menjadi 326 jiwa pada 2025.

“Setiap penurunan angka kecelakaan berarti nyawa yang terselamatkan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan edukasi dan penegakan hukum di bidang lalu lintas,” kata dia.

Ia juga memaparkan kontribusi Polri dalam mendukung program nasional Asta Cita, melalui pemanfaatan lahan produktif serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Terlibat Kasus Sabu, Polisi Tangkap Karyawan Perusahaan Sawit di Morut

Kapolda Sulteng menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menjaga keamanan daerah.

“Kami menyadari masih ada keterbatasan dalam pelaksanaan tugas. Namun dengan dukungan semua pihak, Polda Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan memperkuat kepercayaan publik,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar