PARIMO, theopini.id — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah, Nur Dg Rahmatu, menegaskan pentingnya keterlibatan Kadin dalam seluruh program pembangunan ekonomi daerah mulai 2026.
“Kadin akan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah mulai tahun ini,” ujar Nur Rahmatu, dalam sambutannya pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Parimo, Selasa, 21 Januari 2026.
Baca Juga: Buka Rapimprov KADIN Sulteng, Begini Pesan Wagub Ma’mun
Ia menjelaskan, perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin yang telah direvisi secara lebih rinci oleh tim perumus, menegaskan posisi strategis Kadin dalam seluruh program ekonomi nasional.
Menurutnya, dalam salah satu agenda di wilayah Sulawesi Tenggara, Menteri Dalam Negeri bahkan berencana mengumpulkan seluruh kepala daerah untuk menegaskan bahwa Kadin wajib dilibatkan dalam setiap program ekonomi.
“Termasuk Kadin Parimo yang nantinya akan terlibat aktif, khususnya dalam proses penandatanganan jika ada investasi yang masuk ke daerah ini,” katanya.
Melalui forum Mukab, Nur Rahmatu juga mengapresiasi kinerja Kadin Parimo di bawah kepemimpinan Faradiba Zaeong.
Ia menilai, Kadin Parimo telah mampu menunjukkan berbagai capaian positif meski belum sepenuhnya ditopang oleh kebijakan regulasi pemerintah daerah.
“Dengan kinerja seperti itu, saya percaya ke depan Kadin dan pemerintah daerah dapat lebih bersinergi melalui kebijakan yang sejalan. Jika itu terwujud, maka seluruh harapan dan cita-cita pembangunan ekonomi daerah akan tercapai,” ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Teken Kontrak Kerja Sama dengan KADIN
Terkait pelaksanaan Mukab Kadin Parimo, Nur Rahmatu berpesan agar seluruh peserta dan panitia menjalankan proses sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin.
“Saya harap semuanya dijalankan sesuai prosesnya, bukan hanya mengejar hasilnya,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar