the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Dukung PSN NEPIE, DPRD Parimo Minta Ganti Rugi Lahan Warga Siniu Dituntaskan

the OPINIbythe OPINI
3 Februari 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
3 Februari 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Wakil Ketua DPRD Parimo Ingatkan Seleksi JPT Jangan Berdasarkan Kedekatan

Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto. (Foto: Oppie)

PARIMO, theopini.id – Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sayutin Budianto, menyatakan dukungan terhadap penetapan Proyek Strategis Nasional (PSN) Neo Energi Parimo Industrial Estate (NEPIE) di Desa Siniu, Kecamatan Siniu.

Namun ia menegaskan, proyek negara tersebut tidak boleh berjalan di atas hak-hak warga yang belum diselesaikan.

Baca Juga: Parimo Masuk PSN, Gubernur Anwar Dorong Kawasan Industri Hijau Berbasis Energi PLTA

Sayutin menekankan, sebelum kawasan industri benar-benar beroperasi, persoalan ganti rugi lahan masyarakat dan jaminan tenaga kerja lokal wajib dituntaskan secara menyeluruh.

Baca Juga

DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

“Kami mendukung PSN, tetapi negara juga harus hadir menyelesaikan masalah di bawah. Seluruh lahan yang masuk kawasan PSN di Desa Siniu wajib diselesaikan, siapa pun perusahaan yang melakukan pembukaan lahan,” tegas Sayutin di Parigi, Senin, 2 Februari 2026.

Ia mengingatkan, mandeknya penyelesaian ganti rugi lahan berpotensi memicu konflik berkepanjangan di masyarakat.

Karena itu, jika perusahaan tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama DPRD Parimo harus segera mengambil alih langkah penyelesaian, termasuk melakukan audiensi langsung dengan Gubernur Sulawesi Tengah.

Sayutin juga menyoroti ketidakjelasan status perusahaan di kawasan industri Desa Siniu. Ia menyebut, sebelumnya PT Anugerah Industri Teknik Industri (ATHI) telah melakukan kesepakatan ganti rugi lahan dengan warga.

Namun hingga kini, kesepakatan tersebut tak kunjung dituntaskan, sementara muncul nama PT Anugerah Tambang Smelter (ATS) yang disebut menggantikan peran perusahaan sebelumnya.

“Yang kami tahu menggarap lahan di sana hanya PT ATHI. Bukan yang lain. Kalau pun ada pengambilalihan atau pergantian perusahaan, kami tidak mau tahu. Yang kami tuntut hanya satu, hak masyarakat harus diselesaikan,” tegasnya.

Menurut Sayutin, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan membutuhkan sikap tegas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, agar PSN tidak menjadi proyek elitis yang mengorbankan warga di lingkar kawasan industri.

Selain konflik lahan, Sayutin turut menekankan pentingnya keadilan ekonomi bagi masyarakat setempat melalui pemanfaatan tenaga kerja lokal. Ia meminta adanya kesepakatan mengikat antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.

“Perusahaan harus menjamin minimal 60 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal,” ujarnya.

Ia juga mendorong Pemda Parimo menyiapkan pendidikan menengah berbasis vokasi sebagai bagian dari tanggung jawab negara, dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang siap bekerja di kawasan industri.

Sebagai langkah politik kelembagaan, DPRD Parimo akan menemui Bupati Parimo, H. Erwin Burase, guna menyepakati jadwal pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk membahas secara khusus PSN NEPIE.

Baca Juga: Warga Siniu Keluhkan Perubahan Nama PT ATHI Menjadi PT ATS

Sayutin menegaskan, DPRD Parimo mendukung pengelolaan smelter yang ramah lingkungan dan berpihak pada rakyat. Menurutnya, kawasan industri memang berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), namun manfaat ekonomi tersebut tidak boleh dibayar dengan hilangnya hak-hak warga.

“PSN seharusnya membawa kesejahteraan, bukan konflik. Lapangan kerja harus terbuka bagi anak-anak daerah, dan itu hanya bisa terwujud jika ada jaminan tegas dari negara dan perusahaan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #DPRDParimo#PemprovSulteng#PSNNEPIE#PTATHI#SayutinBudianto#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tingkatkan PAD, Bapenda Parimo Genjot Pendataan dan Pendaftaran Objek Tanah

Next Post

Tertimpa Pohon Saat Menebang di Kebun, Petani Tolai Barat Meninggal Dunia

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
Bupati Parimo Tegaskan APBD 2027 Diprioritaskan untuk Kepentingan Rakyat

Bupati Parimo Tegaskan APBD 2027 Diprioritaskan untuk Kepentingan Rakyat

15 Juli 2026
DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

14 Juli 2026
Disdikbud Parimo Segera Distribusikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

Disdikbud Parimo Segera Distribusikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

14 Juli 2026
Pansus DPRD Parimo Usut Dugaan Perbedaan Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar

Pansus DPRD Parimo Usut Dugaan Perbedaan Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar

13 Juli 2026
Plot Twist Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar di Parimo: Nomor Addendum Sama, Klausulnya Berbeda

Plot Twist Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar di Parimo: Nomor Addendum Sama, Klausulnya Berbeda

13 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

16 Juli 2026
Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

Kasus Dugaan Mafia Tanah 30 Hektare di Tolitoli Masuk Tahap Penuntutan

15 Juli 2026
Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

Wagub Sulteng Pastikan Layanan Puskesmas di Morowali Terus Ditingkatkan

15 Juli 2026
Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

Rekomendasi Membawa Kasus ke APH Menghilang dari Keputusan Akhir Pansus LHP-BPK Parimo

15 Juli 2026
Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

Polresta Banggai Ringkus Terduga Pembobol Kos, Korban Rugi Rp4 Juta

15 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Parimo Tegaskan APBD 2027 Diprioritaskan untuk Kepentingan Rakyat

Bupati Parimo Tegaskan APBD 2027 Diprioritaskan untuk Kepentingan Rakyat

15 Juli 2026
DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

DPRD Parimo: Gedung Perpustakaan Belum Optimal, Kontraktor Malah Gugat Pemda

14 Juli 2026
Pemkot Palu Perkuat Komitmen Bangun Kota Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Pemkot Palu Perkuat Komitmen Bangun Kota Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

14 Juli 2026
Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

14 Juli 2026
Disdikbud Parimo Segera Distribusikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

Disdikbud Parimo Segera Distribusikan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru

14 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Indeks Berita
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
  • Ramadan
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service
  • the OPINI

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In