Donggala Jadi Percontohan, Gerakan Siswa Cinta Masjid Diluncurkan Serentak di 16 Kecamatan

DONGGALA, theopini.id Kabupaten Donggala menjadi daerah percontohan pelaksanaan Gerakan Siswa Cinta Masjid yang diluncurkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, di Masjid Raya Donggala, Senin, 16 Februari 2026. Program ini, dilaksanakan serentak di 16 kecamatan, mencakup 149 desa dan 9 kelurahan.

“Salat Subuh adalah permulaan kehidupan kita. Kalau kita memulai hari dengan kebaikan, insya Allah sepanjang hari kita akan bersama kebaikan,” ujar Anwar Hafid dalam sambutannya, usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah yang dirangkaikan dengan zikir dan doa.

Peluncuran gerakan tersebut, merupakan bagian dari penguatan Program Berani Berkah yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial masyarakat. Ia meyakini kemajuan dan keamanan daerah tidak dapat dilepaskan dari upaya memakmurkan masjid.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan anak-anak dan siswa dekat dengan masjid sejak dini, terlebih menjelang bulan Ramadan yang identik dengan penguatan ibadah dan interaksi dengan Al-Qur’an.

Wakil Bupati Donggala, Taufik Muhammad Burhan, yang mewakili Bupati Donggala, melaporkan bahwa Gerakan Siswa Cinta Masjid telah dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan. Camat, kepala desa, lurah, hingga kepala sekolah memimpin langsung kegiatan di wilayah masing-masing.

Ia menegaskan, program ini dirancang inklusif dengan tetap menghormati keberagaman. Di wilayah dengan pemeluk agama lain, pembinaan keagamaan dilakukan sesuai keyakinan masing-masing.

Dukungan juga datang dari Kapolda Sulawesi Tengah, Endi Sutendi. Ia menilai gerakan ini sebagai langkah strategis membangun keamanan berbasis kesadaran masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan Subuh Berkah menunjukkan tumbuhnya kepedulian kolektif terhadap lingkungan.

Peluncuran Gerakan Siswa Cinta Masjid di Donggala menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun karakter generasi muda yang beriman, berakhlak, serta memiliki ketahanan moral menghadapi berbagai tantangan sosial.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar