the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Parlemen

Minim Anggaran, Raperda Pernikahan Dini Parimo Terancam Tertunda

the OPINIbythe OPINI
2 Maret 2026
in Parlemen
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
2 Maret 2026
in Parlemen
Reading Time: 2 mins read
Minim Anggaran, Raperda Pernikahan Dini Parimo Terancam Tertunda

RDP Komisi IV DPRD Parimo bersama DP3AP2KB Parimo, Senin, 2 Maret 2026. (Foto: Galvin)

PARIMO, theopini.id — Keterbatasan anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berpotensi menghambat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pernikahan Dini, meski regulasi tersebut dinilai mendesak sebagai payung hukum perlindungan anak.

“Minimnya anggaran pada dinas ini menyebabkan sejumlah program tidak bisa berjalan maksimal,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Parimo, Sutoyo, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DP3AP2KB, Senin, 2 Maret 2026.

Dalam rapat tersebut terungkap, alokasi anggaran DP3AP2KB Parimo tahun anggaran 2026 sekitar Rp10 miliar. Dengan pagu tersebut, OPD dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh program prioritas, termasuk pengusulan dan pembahasan Raperda Pernikahan Dini.

Sutoyo menjelaskan, meskipun pembahasan Raperda menjadi ranah Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), keberadaan regulasi tersebut sangat penting untuk merespons kondisi pernikahan usia anak di daerah.

Baca Juga

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

“Payung hukum untuk menaungi kasus pernikahan dini ini sangat penting, namun semuanya tergantung dari ketersediaan anggaran daerah,” katanya.

Selain persoalan Raperda, RDP juga membahas isu ketenagakerjaan, yakni kemungkinan pemutusan kontrak terhadap 46 tenaga kerja di Balai Keluarga Berencana (KB), yang tidak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Komisi IV DPRD Parimo menilai dua isu tersebut sebagai hal mendesak yang perlu perhatian serius pemerintah daerah, baik dari sisi penguatan regulasi perlindungan anak maupun keberlanjutan tenaga pelayanan keluarga berencana.

“Hanya dua hal itu yang urgent kita bahas. Semoga pemerintah bisa memperhatikan hal ini,” pungkas Sutoyo.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #DP3AP2KBParimo#DPRDParimo#KemenPPPA#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Minta Warga Tak Berspekulasi Soal Kematian Pelajar di Avolua

Next Post

Disuplai dari Palu, Sabu 7 Gram Gagal Beredar di Luwuk Utara

the OPINI

the OPINI

Related Posts

DPRD Maros Jadikan Banggai Rujukan Pelaksanaan Program Pembangunan

DPRD Maros Jadikan Banggai Rujukan Pelaksanaan Program Pembangunan

9 Juli 2026
Kerja Pansus LHP-BPK DPRD Parimo Diperpanjang Enam Hari

Kerja Pansus LHP-BPK DPRD Parimo Diperpanjang Enam Hari

9 Juli 2026
DPRD Parimo Soroti Kepala OPD Ramai-Ramai Hadiri Kegiatan yang Bukan Tupoksinya

DPRD Parimo Soroti Kepala OPD Ramai-Ramai Hadiri Kegiatan yang Bukan Tupoksinya

7 Juli 2026
DPRD Parimo Prioritaskan Tujuh Ranperda untuk Dibahas pada 2026

DPRD Parimo Prioritaskan Tujuh Ranperda untuk Dibahas pada 2026

30 Juni 2026
DPRD Banggai Banggai Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

DPRD Banggai Banggai Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

25 Juni 2026
Bapemperda DPRD Parimo Matangkan Substansi Raperda Pendidikan dan Kesehatan

Bapemperda DPRD Parimo Matangkan Substansi Raperda Pendidikan dan Kesehatan

23 Juni 2026

ARTIKEL TERKINI

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

Parimo Berpeluang Dapat Dukungan Alsintan dari Kementan

17 Juli 2026
DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

DASHAT dan Minlok Masuk Temuan BPK, DPRD Parimo Rekomendasikan Inspeksi Khusus di DP3AP2KB

17 Juli 2026
Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

17 Juli 2026
5 Hari Pencarian Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Balut Dihentikan

5 Hari Pencarian Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR Nelayan Hilang di Balut Dihentikan

17 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

17 Juli 2026
Pemda Parimo Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp1,448 Triliun

Pemda Parimo Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp1,448 Triliun

13 Juli 2026
Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

14 Juli 2026
Anwar Hafid Minta Tak Ada Lagi Ego Kewenangan dalam Membangun Pertanian Sulteng

Anwar Hafid Minta Tak Ada Lagi Ego Kewenangan dalam Membangun Pertanian Sulteng

14 Juli 2026
Kurang dari Delapan Jam, Polisi Amankan Sopir Diduga Pelaku Tabrak Lari di Luwuk Selatan

Kurang dari Delapan Jam, Polisi Amankan Sopir Diduga Pelaku Tabrak Lari di Luwuk Selatan

16 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In