PARIMO, theopini.id — Polsek Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah meningkatkan pengawasan dan penertiban minuman keras tradisional jenis cap tikus, melalui Operasi Pekat I Tinombala 2026.
Langkah ini dilakukan, untuk mencegah potensi tindak kriminal dan menjaga situasi keamanan masyarakat tetap kondusif menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri.
Kegiatan operasi digelar Kamis, 5 Maret 2026, sekitar pukul 11.30 WITA, dipimpin Kanit Intel Polsek Sausu, AIPTU I Putu Edi Suparman. Petugas menyisir sejumlah rumah, warung, dan kios yang diduga menjadi lokasi penjualan minuman keras di wilayah hukum Polsek Sausu.
Dari operasi tersebut, tiga botol cap tikus berhasil diamankan dari rumah sekaligus kios milik OD di Dusun II Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi. Barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Sausu untuk proses hukum lebih lanjut.
“Operasi Pekat ini kami lakukan untuk menekan peredaran minuman keras serta berbagai penyakit masyarakat yang berpotensi memicu tindak kriminalitas. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sausu tetap aman, tertib, dan kondusif saat bulan Ramadan hingga Idul Fitri,” tegas Kapolsek Sausu, IPTU Yakobus Mangopo, dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, minuman keras tradisional seperti cap tikus masih berpotensi beredar luas karena harganya murah dan mudah diperoleh.
Minuman keras kerap menjadi pemicu perkelahian, penganiayaan, dan gangguan keamanan lainnya, sehingga operasi ini bersifat preventif dan represif.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memproduksi, menjual, maupun mengonsumsi minuman keras ilegal. Selain melanggar hukum, miras juga sering menjadi pemicu gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Yakobus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Mari kita ciptakan suasana yang aman, damai, dan nyaman untuk beribadah. Jika masyarakat mengetahui adanya aktivitas yang mengarah pada penyakit masyarakat seperti miras, perjudian, atau kejahatan lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Operasi yang berlangsung hingga pukul 12.30 WITA berjalan aman dan lancar. Kepolisian memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara intensif, sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Parimo.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar