the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Perbup Hilirisasi Kelapa Jadi Strategi Pemda Parimo Tingkatkan Nilai Tambah Petani

the OPINIbythe OPINI
27 Juli 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 Juli 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Perbup Hilirisasi Kelapa Jadi Strategi Pemda Parimo Tingkatkan Nilai Tambah Petani

FGD Finalisasi Rancangan Perbup Hilirisasi Kelapa Dalam Terpadu, di Ruang Rapat Loby Kantor Bupati Parimo, Senin, 27 Juli 2026. (Foto: IST)

PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terus memperkuat langkah pengembangan komoditas kelapa dalam, melalui penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Hilirisasi Kelapa Dalam Terpadu.

Regulasi tersebut, diproyeksikan menjadi landasan kebijakan untuk mengubah pola pengelolaan kelapa dari sekadar menjual bahan baku menjadi industri bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani.

“Potensi perkebunan kelapa dalam di Kabupaten Parimo sangat besar, namun selama ini sebagian besar hasil produksi masih dipasarkan dalam bentuk bahan baku sehingga nilai tambah yang diterima petani masih rendah,” ujar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Parimo, Aswini Dimple, saat membacakan sambutan Bupati H. Erwin Burase dalam Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Rancangan Perbup Hilirisasi Kelapa Dalam Terpadu, di Ruang Rapat Loby Kantor Bupati Parimo, Senin, 27 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penyusunan regulasi tersebut bukan hanya bertujuan mengatur pengolahan hasil kelapa, tetapi menjadi strategi pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga

Metode Tanam PM-AAS Sasar 2.380 Hektare Lahan Persawahan di Parimo

Sampaikan Belasungkawa, Anwar Hafid Ajak Warga Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Duyu

Bupati Parimo Lepas Keberangkatan 20 Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung

“Hilirisasi kelapa bukan sekadar mengolah hasil panen menjadi produk turunan, tetapi merupakan strategi pembangunan ekonomi daerah yang mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat struktur ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Aswini, melalui Perbup tersebut pemerintah daerah ingin menghadirkan pedoman yang jelas bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sektor budidaya, pascapanen, pengolahan, pemasaran, hingga pengembangan investasi berbasis komoditas kelapa.

Ia menyebutkan, kebijakan hilirisasi diharapkan dapat membuka peluang bagi petani, pelaku UMKM, koperasi, dan dunia usaha untuk terlibat dalam rantai industri kelapa terpadu.

“Dengan adanya pengolahan lanjutan, hasil kelapa tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” katanya.

Dalam forum itu, pemerintah daerah memaparkan substansi rancangan regulasi yang mencakup landasan hukum, tujuan dan ruang lingkup pengaturan, strategi pengembangan industri pengolahan kelapa, standardisasi produk, pemasaran, penguatan kemitraan, pembinaan, pengawasan, hingga penyusunan peta jalan hilirisasi kelapa dalam di Kabupaten Parimo.

Peserta FGD turut memberikan sejumlah masukan, di antaranya terkait perlindungan petani, kepastian pasar, penguatan tata niaga kelapa, pengendalian penjualan kelapa gelondongan keluar daerah, kemudahan investasi, akses pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kemitraan antara petani dan pelaku usaha.

Aswini menambahkan, potensi kelapa tidak hanya terletak pada buahnya, tetapi seluruh bagian tanaman dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, seperti minyak kelapa, virgin coconut oil (VCO), santan, kopra, nata de coco, coco fiber, cocopeat, briket arang, asap cair, hingga pupuk organik.

“Keberhasilan hilirisasi membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga penelitian, perbankan, koperasi, BUMDes, maupun petani sebagai pelaku utama,” tegasnya.

Melalui finalisasi rancangan Perbup tersebut, Pemda Parimo berharap kebijakan hilirisasi kelapa dalam terpadu segera memiliki dasar hukum yang kuat untuk mendorong transformasi ekonomi daerah.

Regulasi itu, diharapkan menjadi langkah strategis menjadikan kelapa sebagai komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat industri pengolahan lokal, membuka lapangan kerja, serta menarik investasi di Kabupaten Parimo.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Israwati

Tags: #parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Sekda Palu Tekankan LPPD Jadi Tolok Ukur Kinerja Pemerintahan

Next Post

Bupati Parimo: PM-AAS Perkuat Sektor Pertanian Menuju Swasembada Pangan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bupati Erwin Dorong Asosiasi Pedagang Jadi Mitra Strategis Penggerak Ekonomi Parimo

Bupati Erwin Dorong Asosiasi Pedagang Jadi Mitra Strategis Penggerak Ekonomi Parimo

25 Juli 2026
Anwar Hafid Tawarkan Kemitraan Investasi dan Hilirisasi kepada Provinsi Sichuan

Anwar Hafid Tawarkan Kemitraan Investasi dan Hilirisasi kepada Provinsi Sichuan

25 Juli 2026
Bupati Erwin Gandeng Untad Perkuat Swasembada Pangan di Parimo

Bupati Erwin Gandeng Untad Palu Perkuat Swasembada Pangan di Parimo

24 Juli 2026
Tutup Job Fair 2026, Pemda Banggai Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

Tutup Job Fair 2026, Pemda Banggai Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

22 Juli 2026
580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

21 Juli 2026
Program Berani Harmoni Cetak 80 Wirausaha Baru di Parimo

Program Berani Harmoni Cetak 80 Wirausaha Baru di Parimo

21 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Metode Tanam PM-AAS Sasar 2.380 Hektare Lahan Persawahan di Parimo

Metode Tanam PM-AAS Sasar 2.380 Hektare Lahan Persawahan di Parimo

27 Juli 2026
Sampaikan Belasungkawa, Anwar Hafid Ajak Warga Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Duyu

Sampaikan Belasungkawa, Anwar Hafid Ajak Warga Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Duyu

27 Juli 2026
Bupati Parimo Lepas Keberangkatan 20 Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung

Bupati Parimo Lepas Keberangkatan 20 Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung

27 Juli 2026
Satgas PKA Ungkap 70 Persen Perusahaan Sawit di Sulteng Belum Kantongi HGU

Satgas PKA Ungkap 70 Persen Perusahaan Sawit di Sulteng Belum Kantongi HGU

27 Juli 2026
Bupati Parimo: PM-AAS Perkuat Sektor Pertanian Menuju Swasembada Pangan

Bupati Parimo: PM-AAS Perkuat Sektor Pertanian Menuju Swasembada Pangan

27 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

10 WNA dan 3 WNI Hilang Kontak di Teluk Tomini, Basarnas Lakukan Pencarian

10 WNA dan 3 WNI Hilang Kontak di Teluk Tomini, Basarnas Lakukan Pencarian

25 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 117 km BaratDaya TERNATE-MALUT

24 Juli 2026
Fraksi Perindo: Setiap Rupiah APBD Parimo Harus Berdampak bagi Rakyat

Fraksi Perindo: Setiap Rupiah APBD Parimo Harus Berdampak bagi Rakyat

21 Juli 2026
Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

22 Juli 2026
Kurang dari 24 Jam, Polresta Banggai Ungkap Kasus Pencurian di Luwuk

Kurang dari 24 Jam, Polresta Banggai Ungkap Kasus Pencurian di Luwuk

22 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In