PALU, theopini.id – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, mengingatkan para perwira baru Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55, agar selalu mengedepankan prinsip think before acting atau berpikir sebelum bertindak dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pesan tersebut, disampaikan sebagai bekal bagi para lulusan SIP sebelum menjalankan penugasan di satuan wilayah masing-masing.
“Jadilah perwira yang bijaksana. Think before acting, berpikir sebelum bertindak. Setiap keputusan yang saudara ambil akan mencerminkan kualitas kepemimpinan dan menentukan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pesan Brigjen Pol. Helmi saat menerima silaturahmi perwakilan Perwira SIP Angkatan 55 Polda Sulawesi Tengah Resimen Desaka Dhira Pradhipa di ruang kerjanya, Senin, 3 Agustus 2026.
Silaturahmi tersebut dipimpin Ketua Angkatan SIP 55 Polda Sulawesi Tengah, IPDA Muhammad Ikbal, didampingi lima personel lainnya. Kunjungan itu, dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan Polda Sulawesi Tengah sekaligus memohon arahan sebelum mengemban tugas di wilayah penugasan masing-masing.
Dalam arahannya, Wakapolda Brigjen Pol. Helmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwira baru yang telah menyelesaikan pendidikan pengembangan dan resmi memasuki jenjang pengabdian sebagai perwira Polri.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Ia berharap para perwira muda mampu menunjukkan dedikasi, integritas, dan profesionalisme di tempat penugasan masing-masing, serta menjadikan setiap keputusan sebagai wujud kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Selain menekankan prinsip think before acting, Brigjen Pol. Helmi juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sebagai fondasi dalam menjalankan tugas kepolisian.
Ia turut meminta para perwira menjaga nama baik dan marwah institusi Polri dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.
“Jaga keluarga, jaga institusi Polri, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jadilah teladan di tengah masyarakat serta terus membawa nama baik Polda Sulawesi Tengah di mana pun bertugas,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Moh Abdillah Novandi
















