the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemprov Sulteng Dorong Sigi Jadi Model Pertanian Modern

the OPINIbythe OPINI
18 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
18 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
Pemprov Sulteng Dorong Sigi Jadi Model Pertanian Modern

Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, saat menghadiri Panen Raya Budidaya Padi Organik Al-Khairaat dan Sarasehan Petani untuk Negeri di Desa Walatana, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

SIGI, theopini.id – Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, didorong menjadi contoh pengembangan pertanian modern di Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menilai pola pertanian yang memadukan riset, teknologi, kemandirian petani, kepastian pasar hingga hilirisasi memiliki peluang besar untuk direplikasi di daerah lain.

“Pertanian organik dan pertanian milenial seperti ini harus kita dorong. Saya berharap Walatana bisa menjadi role model pertanian di Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, saat menghadiri Panen Raya Budidaya Padi Organik Al-Khairaat dan Sarasehan Petani untuk Negeri di Desa Walatana, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ia mengapresiasi pengembangan padi organic, yang telah memasuki musim tanam keenam melalui kerja sama Badan Usaha Milik Al-Khairaat (BUMA).

Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menunjukkan bahwa pertanian dapat dikembangkan dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Ia menegaskan, pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah produksi. Yang lebih penting adalah bagaimana produksi tersebut mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pandangan itu, kata Anwar Hafid, salah satunya diperoleh dari pengalamannya saat melihat langsung pengembangan pertanian modern di Sincuan, Tiongkok.

“Saya ke Sincuan melihat bagaimana pertanian modern benar-benar dikembangkan. Mereka sudah mampu mempercepat masa panen dan meningkatkan frekuensi tanam. Ini menunjukkan bahwa pertanian bisa dikembangkan dengan pendekatan teknologi dan riset,” katanya.

Dari pengalaman tersebut, ia melihat sejumlah aspek yang perlu diperkuat dalam membangun sistem pertanian Sulawesi Tengah. Riset, misalnya, harus menjadi dasar dalam menentukan kondisi tanah, jenis tanaman hingga pemilihan bibit.

Selain itu, pengelolaan irigasi dan sumber air perlu diperkuat untuk menjaga keberlanjutan produksi. Petani juga harus memiliki kepastian pasar agar hasil pertanian tidak berhenti pada proses panen.

Menurut Anwar Hafid, penguatan manajemen keuangan juga penting agar petani mampu menghitung biaya produksi, keuntungan dan nilai ekonomi dari usaha tani yang dijalankan.

“Petani jangan hanya berpikir berapa ton yang dihasilkan. Yang lebih penting adalah berapa nilai ekonomi yang diperoleh. Produksi harus menghasilkan pendapatan yang lebih baik bagi petani,” tegasnya.

Digitalisasi dan hilirisasi, lanjutnya, juga menjadi bagian penting dalam membangun pertanian modern. Hasil pertanian tidak semestinya hanya dijual sebagai komoditas mentah, tetapi perlu diolah sehingga memberikan nilai tambah bagi petani dan daerah.

Guburnur Anwar Hafid menyebut, Sulawesi Tengah tidak harus meniru seluruh sistem pertanian yang diterapkan di negara lain. Prinsip yang relevan dapat diadaptasi dan disesuaikan dengan karakteristik serta potensi masing-masing daerah.

“Kita memang masih jauh, tetapi setidaknya kita bisa mulai. Yang paling penting adalah bibit dan hilirisasi. Kalau petani sudah mandiri menghasilkan bibit dan kita bantu dengan sistem yang baik, saya yakin hasilnya bisa lebih baik,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, serta para ahli pertanian dan ekonomi.

Kolaborasi tersebut, dinilai penting untuk menemukan model pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan petani dan karakteristik Sulawesi Tengah.

Memasuki musim tanam keenam, pengembangan padi organik Walatana dinilai memiliki modal awal untuk dikembangkan lebih jauh.

Ia berharap kawasan tersebut tidak berhenti sebagai lokasi budidaya dan panen, tetapi berkembang menjadi ekosistem pertanian yang terintegrasi.

Mulai dari penyediaan bibit, proses produksi, pengolahan, pemasaran hingga hilirisasi, seluruh mata rantai tersebut diharapkan dapat dibangun secara bertahap di Walatana.

“Kalau Walatana ini kita dorong dengan riset, bibit yang baik, teknologi, pasar dan hilirisasi, saya yakin ini bisa menjadi contoh yang dapat kita kembangkan di daerah lain,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#KabupatenSigi#PemprovSulteng#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Next Post

Gempa Bumi Terkini 6.1 M Guncang 147 km Tenggara NIASSELATAN-SUMUT

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

10 September 2026
Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

10 September 2026
MBG Berpotensi Serap Pasokan Pasar, Pemkot Makassar Antisipasi Inflasi

MBG Berpotensi Serap Pasokan Pasar, Pemkot Makassar Antisipasi Inflasi

9 September 2026
PANADA Sasar 58 KPM Rentan di Banggai, Total Bantuan Rp116 Juta

PANADA Sasar 58 KPM Rentan di Banggai, Total Bantuan Rp116 Juta

8 September 2026
Pegadaian Dorong Program Keluarga Emas Jadi Model Investasi Masyarakat di Parimo

Pegadaian Dorong Program Keluarga Emas Jadi Model Investasi Masyarakat di Parimo

7 September 2026
Pemda Parimo Ikut Rakor Inflasi, Mendagri Soroti Intervensi Harga Pangan

Pemda Parimo Ikut Rakor Inflasi, Mendagri Soroti Intervensi Harga Pangan

7 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

Banggai Surplus Beras, Mentan Amran: Contoh Baik Kolaborasi Gubernur dan Bupati

10 September 2026
Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

10 September 2026
Wagub Gorontalo Minta Keamanan Pangan MBG Diawasi dari Dapur hingga Sekolah

Wagub Gorontalo Minta Keamanan Pangan MBG Diawasi dari Dapur hingga Sekolah

10 September 2026
Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

Alat Ukur dan Pergantian Kader Jadi Tantangan Pemantauan Balita di Parimo

10 September 2026
Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

10 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Pengawasan Temukan Sopir Agen Naikkan Harga LPG 3 Kg di Parimo

Pengawasan Temukan Sopir Agen Naikkan Harga LPG 3 Kg di Parimo

5 September 2026
Pemda Parimo Evaluasi SPM, Fokus Cari Solusi Pemenuhan Layanan Dasar

Pemda Parimo Evaluasi SPM, Fokus Cari Solusi Pemenuhan Layanan Dasar

4 September 2026
Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

Dapodik Jadi Acuan, Bantuan Revitalisasi 97 Sekolah Parimo Tak Seragam

8 September 2026
Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

Wagub Reny Dorong Pelaku Usaha Cepat Beradaptasi dengan Pengadaan Digital

10 September 2026
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri dalam Karangan Bunga Viral di Bank Sulteng

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri dalam Karangan Bunga Viral di Bank Sulteng

4 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d