Seluruh Dapur UPT Pemasyarakatan di Sulteng Kantongi Sertifikat Halal

SIGI, theopini.idSeluruh dapur Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah akhirnya mengantongi sertifikasi halal, dalam penyelenggara makanan dan minuman.

Pencapaian ini, merupakan hasil kerja sama antara Kemenkumham Sulawesi Tengah, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) Kementerian Agama, dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) World Halal Centre Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: BPJPH Pastikan Akselerasi Sertifikat Halal Dukung PEN

Proses penyerahan sertifikat tersebut, dilaksanakan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar bersama Pendamping Proses Produk Halal, Reny Abdan, dipusatkan di aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Perempuan Kelas III Palu, Kamis, 22 Agustus 2024.

BACA JUGA:  Dukcapil Parimo Dekatkan Layanan Adminduk, Dokumen Warga Jadi Kebutuhan Dasar

Pada kesempatan itu, Kepala Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar mengaku, bersyukur atas akreditasi halal yang dicapai seluruh dapur UPT Pemasyarakatan tersebut.

“Ini menjadi salah satu catatan sangat baik atas kolaborasi yang terus kita lakukan bersama,” imbuhnya.

Sertifikat halal ini, menurutnya, memberikan kepastian dan rasa aman bagi seluruh warga binaan, dari bahan baku, cara pengolahan hingga pendistribusian makanan yang dihasilkan.

Bahkan, dapat memberikan jaminan atas kecukupan gizi serta sesuai dengan standar yang diberlakukan Ditjen Pemasyarakatan.

Ia juga mengapresiasi atas kinerja seluruh petugas pemasyarakatan di Sulawesi Tengah. Sebab, hal ini merupakan salah satu langkah penting untuk menyukseskan program pembinaan bagi seluruh warga binaan.

BACA JUGA:  Disdikbud Parimo Terapkan E-Ijazah, Cegah Peredaran Dokumen Palsu

Harmansyah menekankan, proses pemenuhan hak dari seluruh warga binaan mesti terpenuhi dengan baik serta berkualitas.

Baca Juga: Kemenag Ajak Pemda Dukung Anggaran Fasilitasi Sertifikat Halal

Apalagi, saat ini Kemenkumham Sulawesi Tengah tercatat terus konsisten menduduki peringkat kedua terbaik tingkat nasional, dalam penyelenggaraan makanan.

“Komitmen kita memenuhi hak seluruh warga binaan secara berkualitas. Ini jadi upaya kita agar program pembinaan terus berjalan baik dan berdampak,” pungkasnya.

Komentar