the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Pakar ITB Teliti Keretakan Rumah Warga, Satgas PKA Desak Poso Energy Ambil Sikap Humanis

the OPINIbythe OPINI
21 November 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
21 November 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Pakar ITB Teliti Keretakan Rumah Warga, Satgas PKA Desak Poso Energy Ambil Sikap Humanis

Satgas PKA Sulawesi Tengah dan para Pakar ITB saat meninjau rumah warga Desa Salewana, Kabupaten Poso. (Foto: IST)

Baca Juga

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

POSO, theopini.id — Investigasi ilmiah di Desa Sulewana, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah memasuki babak krusial, setelah tiga pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menuntaskan pengambilan sampel selama dua hari.

Fokus utama mereka bukan hanya memotret kerusakan rumah warga, tetapi memastikan apakah dinamika tanah di permukiman memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas PLTA Poso.

“Kami hadir untuk mencari kebenaran, bukan pembenaran. Kami tidak terafiliasi kepentingan mana pun, kecuali pada fakta di lapangan,” ujar Dr. Teguh Purnama Sidiq, ahli geodesi ITB, dalam keterangan resminya, Jum’at, 21 November 2025.

Baca Juga: Satgas PKA Desak PT Poso Energy Segera Perbaiki 25 Rumah Warga yang Retak

Sebelum turun lapangan, tim bertemu pemerintah Desa Sulewana untuk menjelaskan tujuan investigasi. Setelah itu, ketiganya Dr. Rendy Dwi Kartiko (Geologi), Dr. Teguh Purnama Sidiq (Geodesi), dan Inzagi Suhendar (FTTM), melakukan pengambilan sampel maraton mulai getaran, batuan, hingga pengukuran struktur rumah.

Inzagi merekam getaran dari outlet PLTA Poso 1 dan 2 di sembilan titik, termasuk lima titik di area permukiman. Data ini digunakan untuk menghitung besaran ground vibration yang mungkin memicu kerusakan bangunan.

Pada sisi lain, Dr. Teguh menelusuri indikasi pergeseran atau penurunan tanah menggunakan metode geodesi, termasuk kemungkinan korelasinya dengan aktivitas PLTA.

Sementara itu, Dr. Rendy mengunjungi 28 rumah warga yang mengalami kerusakan. Ia mencatat pola retakan, kondisi tanah, serta mewawancarai langsung warga, termasuk Malvin Baduga, pemilik rumah yang berjarak 66 meter dari sungai.

“Rumah saya sudah turun sejak 2007. Pernah diperbaiki tahun 2014, tapi setahun kemudian amblas lagi sampai 40 cm,” kata Malvin.

Warga lainnya, Novi Badjadji, yang rumahnya hanya 21,7 meter dari bibir sungai, mengungkap kekhawatiran mendalam.

“Sebelum kehadiran PLTA, tanah di sekitar rumah saya tampak solid. Sekarang kalau hujan sedikit saya waswas, takut runtuh,” tuturnya.

Di pihak lain, PT Poso Energy bersikukuh kerusakan tidak disebabkan oleh aktivitas PLTA. Merujuk dokumen DLH Poso, perusahaan menyampaikan debit alami Sungai Poso mencapai 531 m³, sementara PLTA hanya melepaskan 228–230 m³ dari batas regulasi 510 m³.

Perusahaan juga menyebut kemiringan ekstrem vegetasi di sempadan sungai sebagai indikasi kuat, bahwa kerusakan berasal dari faktor alami.

Ketua Satgas PKA Sulawesi Tengah, Eva Susanti Bande, mempertanyakan langsung warga terdampak, termasuk Dimas Tenggeli, pemilik rumah rusak berat.

“Terus terang saja Pak Dimas, sudah pernah menerima bantuan dari Poso Energy atau belum?” tanya Eva.

Baca Juga: Satgas PKA Sulteng Ungkap Tumpang Tindih Lahan, Dorong Tata Kelola Agraria yang Transparan

Setelah sempat ragu, Dimas mengaku menerima bantuan Rp10 juta untuk memperbaiki lantai rumahnya.
“Tapi sekarang lantainya rusak lagi, ambles lagi,” ujarnya.

Eva menegaskan, kondisi ini menunjukkan kewajiban perusahaan belum selesai. “Tanggung jawab perusahaan tidak berakhir di gerbang powerhouse. Perbaikan rumah warga semestinya dipenuhi sebelum kita bicara soal data teknis,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, tim ITB bersama Satgas PKA dan Poso Energy akan melakukan pengeboran inti sedalam 20 meter untuk menguji kekuatan geoteknik bawah permukaan. Pengeboran dijadwalkan bersamaan atau setelah kedatangan gelombang kedua tim pakar ITB pada akhir November.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #ITB#KabupatenPoso#PTPosoEnergy#SatgasPKASulteng#Sulteng
Previous Post

Pemda Sigi Gandeng PT Solarens untuk Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Dasar

Next Post

Dua Penambang di Parimo Positif Malaria, Satgas Hadapi Kendala RDT di Wilayah Tambang

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

30 Oktober 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
Neni Muhidin: Budaya Baca Jadi Fondasi Hadapi Tantangan Era Digital

Neni Muhidin: Budaya Baca Jadi Fondasi Hadapi Tantangan Era Digital

30 Oktober 2026
Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

Pemda Parimo Tinjau Lahan untuk Rencana Akses Jalan Menuju Kodim

30 Oktober 2026
Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

Kantor SAR Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Edukasi Keselamatan

29 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

Bunda Literasi Tutup Festival 2026, TKM Parimo Raih Peringkat Ketiga se-Sulteng

30 Oktober 2026
Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

Patroli KRYD, Polres Parimo Amankan Terduga Pelaku Curanmor di Balinggi

30 Oktober 2026
Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

Wagub Reny: Pemuda Harus Jadi Penjaga Persatuan dan Keberagaman

30 Oktober 2026
Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

Polisi Tangkap DPO Pencurian Kabel Tower XL dan Telkomsel di Parimo

30 Oktober 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kapolda Sulteng Gandeng FKUB Jaga Kerukunan dan Dukung Pemberantasan Narkoba

Kapolda Sulteng Gandeng FKUB Jaga Kerukunan dan Dukung Pemberantasan Narkoba

27 Oktober 2026
Parimo Dapat Tambahan Kuota Peremajaan Kakao 2.500 Hektare, Penyaluran Ditargetkan Akhir 2026

Parimo Dapat Tambahan Kuota Peremajaan Kakao 2.500 Hektare, Penyaluran Ditargetkan Akhir 2026

27 Oktober 2026
Pemda Parimo Hitung Kebutuhan BBM Petani dan Nelayan untuk Evaluasi Kuota

Pemda Parimo Hitung Kebutuhan BBM Petani dan Nelayan untuk Evaluasi Kuota

29 Oktober 2026
Pemda Parimo Siapkan Konsolidasi Tanah untuk Buka Akses Jalan ke Lokasi Kodim

Pemda Parimo Siapkan Konsolidasi Tanah untuk Buka Akses Jalan ke Lokasi Kodim

27 Oktober 2026
Stok BBM Subsidi di Parimo Cukup, Pertamina Patra Niaga Soroti Penyalahgunaan

Stok BBM Subsidi di Parimo Cukup, Pertamina Patra Niaga Soroti Penyalahgunaan

27 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d