the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Terkendala Regulasi, Penerapan BLUD di 22 Puskesmas Parimo Belum Optimal

the OPINIbythe OPINI
13 April 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
13 April 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Dinkes Parimo Mulai Rancang Pola Layanan Puskesmas

Plt Kepala Dinkes Parimo, Darlin. (Foto: Ridho)

Baca Juga

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

PARIMO, theopini.id – Percepatan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di 22 puskesmas di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, masih terkendala penyelesaian regulasi turunan yang belum tuntas.

“Penetapan BLUD sudah dilakukan sejak 2020 dengan target implementasi 2022. Namun hingga kini masih dalam masa transisi karena regulasi pendukung belum seluruhnya selesai,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Parimo, Darlin, Senin, 13 April 2026.

Saat ini, dari total 24 puskesmas di Kabupaten Parimo, sebanyak 22 telah berstatus BLUD dan dinyatakan sah setelah melalui proses penilaian sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, implementasi di lapangan belum berjalan optimal.

Darlin menjelaskan, dari 18 Peraturan Bupati (Perbup) yang dibutuhkan sebagai aturan turunan, baru lima yang telah diselesaikan, sementara 13 lainnya masih dalam proses berjenjang.

Kondisi tersebut, menjadi salah satu faktor utama yang menghambat percepatan penerapan BLUD secara menyeluruh di puskesmas. Pemerintah daerah menargetkan implementasi penuh dapat tercapai dalam rentang waktu 2025 hingga 2027.

“Dari total 18 Perbup yang dibutuhkan, baru lima yang selesai. Sisanya masih berproses, dan ini menjadi kendala utama percepatan BLUD,” kata Darlin.

Apabila BLUD diterapkan secara optimal, puskesmas akan lebih fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, termasuk pengadaan obat, oksigen, hingga kebutuhan operasional tanpa melalui prosedur birokrasi yang panjang.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah percepatan verifikasi dan pengajuan klaim dari puskesmas, serta penguatan dukungan anggaran operasional termasuk BBM yang diusulkan sekitar Rp500–600 juta.

“Saat ini kami sudah mengingatkan puskesmas agar tidak lagi membebankan biaya kepada masyarakat karena solusi pembiayaan sedang kami siapkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, dalam sistem BLUD, puskesmas memiliki kewenangan lebih luas dalam pengelolaan sumber daya manusia, termasuk perekrutan tenaga kontrak maupun PPPK sesuai kebutuhan layanan.

Menurutnya, hambatan implementasi BLUD juga dipengaruhi oleh sejumlah puskesmas yang belum terakreditasi, belum terdaftar dalam sistem pelayanan kesehatan, atau masih dalam tahap pembangunan.

“Padahal dalam sistem BLUD, anggaran langsung melekat di puskesmas dan dikelola secara mandiri. Dinas Kesehatan hanya melakukan pengawasan dan pelaporan,” jelasnya.

Darlin menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan regulasi yang tersisa agar implementasi BLUD dapat berjalan optimal dan tidak menghambat pelayanan kesehatan di lapangan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DinkesParimo#kemenkes#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kurir Sabu 45 Gram Dibekuk di Jalur Parimo–Poso, Terancam 20 Tahun Penjara

Next Post

Korban Pohon Tumbang Meninggal Usai Operasi di Palu, Bupati Parimo Sampaikan Belasungkawa

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dinkes Parimo Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam di Avolua, Waspadai Diare dan Penyakit Kulit

Dinkes Parimo Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam di Avolua, Waspadai Diare dan Penyakit Kulit

27 Agustus 2026
Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

Parimo Tertinggi di Sulteng, Capaian CKG Tembus 58,4 Persen

24 Agustus 2026
Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

Gubernur Anwar Hafid Dorong Kampus Jadi Garda Depan Percepatan Eliminasi TB di Sulteng

23 Agustus 2026
Atasi Ketimpangan Nakes, Parimo Usulkan Rumah Dinas dan Sistem Rolling

Atasi Ketimpangan Nakes, Parimo Usulkan Rumah Dinas dan Sistem Rolling

22 Agustus 2026
Wagub Reny Soroti Dampak HIV-AIDS terhadap Produktivitas dan Beban Pemerintah

Wagub Reny Soroti Dampak HIV-AIDS terhadap Produktivitas dan Beban Pemerintah

22 Agustus 2026
Perkuat Kesiapan Mental, Polda Sulteng Gelar Rikpsi dan Konseling di Polres Parimo

Perkuat Kesiapan Mental, Polda Sulteng Gelar Rikpsi dan Konseling di Polres Parimo

13 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026
DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

1 September 2026
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

1 September 2026
Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

29 Agustus 2026
Pascabanjir Bandang Avolua, 57 Rumah Terdampak dan 14 KK Masih Mengungsi

Pascabanjir Bandang Avolua, 57 Rumah Terdampak dan 14 KK Masih Mengungsi

28 Agustus 2026
Ayah Tiri di Banggai Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

Ayah Tiri di Banggai Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 12 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

31 Agustus 2026
Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

26 Agustus 2026
Pembangunan Kampung Nelayan di Pelawa Baru Dimulai, Bupati Erwin Minta Dikawal hingga Dimanfaatkan

Pembangunan Kampung Nelayan di Pelawa Baru Dimulai, Bupati Erwin Minta Dikawal hingga Dimanfaatkan

26 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d