PARIMO, theopini.id – Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memanen sekitar 5 ton jagung dari lahan seluas satu hektare, sekaligus menyerahkan satu unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kelompok Tani Bajaka, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan program ketahanan pangan nasional, Selasa, 21 Juli 2026.
“Melalui kegiatan panen raya ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri siap menjadi mitra masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu mendukung program swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Parimo,” ujar Kapolres Parimo, AKBP Dr. Hendrawan Agustian Nugraha, dalam sambutannya pada kegiatan yang digelar di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi.
Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, jajaran Polres Parimo bersama masyarakat memanen jagung di lahan produktif seluas satu hektare dengan hasil yang diperkirakan mencapai sekitar lima ton.
Hasil panen tersebut, menjadi bukti bahwa optimalisasi pemanfaatan lahan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus mendukung kesejahteraan petani.
Kapolres Hendrawan menegaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi arahan pimpinan Polri agar kehadiran institusi kepolisian dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pembangunan nasional.
Ia juga menegaskan Polres Parimoakan terus mendorong pemanfaatan lahan produktif serta mendukung berbagai program pertanian sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan.
Menurutnya, terciptanya situasi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting bagi berkembangnya sektor pertanian.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolres Hendrawan menyerahkan secara simbolis satu unit alsintan kepada Ketua Kelompok Tani Bajaka.
Bantuan tersebut, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja petani, dan mendongkrak hasil produksi pertanian.
Kegiatan panen raya berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Momentum tersebut, menjadi simbol eratnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah.
Melalui kegiatan ini, Polres Parimo berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional 2026.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira














