PARIMO, theopini.id – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Arnol Aholai, menyalurkan sejumlah bantuan yang merupakan aspirasi dan usulan masyarakat Kecamatan Parigi Tengah.
Kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 yang dipusatkan di Desa Binangga tersebut, dihadiri Plt Kabag Kestra Setda Parimo, Marzuk Hululo, Perwakilan Disdikbud, Moh. Taufan, kepala desa se-Kecamatan Parigi Tengah, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Bantuan berupa seragam dan perlengkapan adat untuk seluruh desa di Kecamatan Parigi Tengah, bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA), hingga perlengkapan memasak bagi kelompok UMKM diserahkan secara simbolis dalam agenda reses tersebut.
“Saat ini daerah masih menghadapi efisiensi anggaran. Baik APBD maupun intervensi dana pokok-pokok pikiran (pokir) belum maksimal untuk memenuhi permintaan masyarakat yang nilainya cukup besar, terutama pembangunan infrastruktur,” kata Arnol.
Meski demikian, ia mengatakan dana Pokir yang dikelolanya sekitar Rp200 juta dipastikan dapat memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat Parigi Tengah, seperti pengadaan bibit pertanian, bantuan pembangunan musala, hingga pemberdayaan kelompok UMKM.
Sementara untuk usulan yang membutuhkan anggaran besar, seperti peningkatan infrastruktur jalan dan program pemberdayaan masyarakat, Arnol mengaku terus melakukan konsolidasi bersama pemerintah hingga ke tingkat kementerian.
“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Penghubung Binangga-Jononunu dan peningkatan ruas Jalan Matolele mendapat dukungan dari Gubernur dan saat ini sudah memasuki tahap perencanaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, melalui kerja politik bersama pemerintah, Kabupaten Parimo tahun ini akan segera memulai pembangunan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga 5.
Dalam kegiatan reses tersebut, masyarakat Desa Binangga kembali mengusulkan bantuan bibit jagung, tenda pesta, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta lanjutan pembangunan musala yang sebelumnya telah mendapat intervensi melalui dana pokir.
Menanggapi usulan tersebut, Arnol berkomitmen untuk terus membantu penyelesaian pembangunan musala hingga tuntas.
Ia juga meminta kelompok tani di Kecamatan Parigi Tengah kembali mengajukan proposal, agar usulan bantuan dapat ditindaklanjuti.
Sementara untuk pengadaan tenda yang diusulkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Binangga, Arnol menyatakan akan memberikan bantuan secara pribadi tanpa melalui mekanisme permohonan bantuan pemerintah.
“Jika ke depan kondisi APBD semakin baik, saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan dan merealisasikan secara maksimal seluruh usulan masyarakat Parigi Tengah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
















