the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

GalvinbyGalvin
23 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 2 mins read
GalvinbyGalvin
23 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Warga Taopa Resah soal Lahan Eks HGU, DPRD Parimo Minta Pemda Turun Tangan

Anggota DPRD Parimo, Candra Setiawan. (Foto: Harry Muckti)

Baca Juga

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Sebulan Lebih Diburu, Terduga Pelaku Curanmor Diciduk di Penginapan

PARIMO, theopini.id – Kehadiran Bank Tanah di wilayah Taopa hingga Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menuai keluhan masyarakat.

Warga disebut resah karena adanya kebijakan sewa tanah pada lahan yang selama ini mereka kelola, untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Keluhan tersebut, disampaikan anggota DPRD Parimo, Candra Setiawan, dalam sidang paripurna, Jum’at malam, 21 Agustus 2026.

Ia meminta, Pemda Parimo segera melakukan kajian dan koordinasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak semakin merugikan masyarakat.

“Bank Tanah ini bentukan pemerintah pusat melalui Perpres yang masuk ke wilayah Parimo, kemudian bernegosiasi untuk mengakses tanah eks HGU,” kata Candra.

Menurutnya, persoalan bermula ketika Bank Tanah masuk ke wilayah Taopa dan Moutong untuk melakukan identifikasi terhadap sejumlah lahan masyarakat.

Dalam proses tersebut, masyarakat disebut mendapat informasi mengenai rencana penerbitan sertifikat hak pakai yang pada waktu tertentu dapat menjadi hak milik sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, dalam perkembangannya, masyarakat justru dihadapkan pada sistem sewa pakai atas lahan yang selama ini mereka kelola.

“Ini aneh, masa masyarakat harus membayar sewa kepada pemerintah, padahal itu lahan yang mereka sendiri kelola,” ujarnya.

Candra menyebut, dari sekitar 530 hektare lahan yang masuk dalam arsip Bank Tanah, lebih dari 300 hektare di antaranya saat ini telah terdata pada bidang pertanahan PUPR.

Lahan tersebut, kata dia, telah dimanfaatkan masyarakat secara turun-temurun untuk berbagai kegiatan, mulai dari perkebunan, pertanian hingga tambak atau empang.

Ia menjelaskan, lahan tersebut sebelumnya berstatus Hak Guna Usaha (HGU) yang diterbitkan sekitar tahun 1980-an.

Menurutnya, cakupan HGU ketika itu cukup luas hingga masuk ke kawasan hutan dan pada saat penerbitannya telah terdapat aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi.

Setelah tidak lagi diperpanjang dan dinilai terlantar, lahan tersebut kemudian masuk dalam pengelolaan Bank Tanah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena kondisi itu, sesuai undang-undang, lantas Bank Tanah mengambil alih. Tapi mereka harus tahu kalau di situ ada aktivitas masyarakat yang sudah lama berjalan,” katanya.

Candra menilai persoalan tersebut perlu segera disikapi pemerintah daerah melalui kajian yang lebih menyeluruh dengan melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat terdampak.

Karena itu, ia meminta Bupati Parimo segera memfasilitasi rapat koordinasi untuk mencari solusi atas persoalan lahan tersebut.

“Kami tahu awal kedatangan Bank Tanah tidak seperti ini. Kami mendesak agar pemerintah segera menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #CandraSetiawan#DPRDParimo#KecamatanMoutong#kecamatanTaopa#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Jelang HUT ke-25, DPC Demokrat Parimo Pererat Silaturahmi dengan Warga Bantaya Lewat Lomba Rakyat

Next Post

Dinas Ketahanan Pangan Parimo Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Galvin

Galvin

Related Posts

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

7 Oktober 2026
Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

6 Oktober 2026
Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

6 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

7 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

7 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

7 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

DLH Parimo Usul Tim Terpadu Awasi Pertambangan Rakyat, Libatkan Provinsi dan Kabupaten

4 Oktober 2026
Lima SPPG di Parimo Belum Kantongi Pertek Limbah, DLH Targetkan Rampung 2026

Lima SPPG di Parimo Belum Kantongi Pertek Limbah, DLH Targetkan Rampung 2026

7 Oktober 2026
Guru Jadi Penggerak Kebiasaan Hidup Sehat Siswa di SMK Pariwisata Parigi

Guru Jadi Penggerak Kebiasaan Hidup Sehat Siswa di SMK Pariwisata Parigi

2 Oktober 2026
KKN Tematik di 18 Desa, Pemda Parimo Minta Pendampingan BPN

KKN Tematik di 18 Desa, Pemda Parimo Minta Pendampingan BPN

1 Oktober 2026
TP-PKK Parimo Sosialisasikan Stunting, CKG dan Pencegahan TBC kepada Kader

TP-PKK Parimo Sosialisasikan Stunting, CKG dan Pencegahan TBC kepada Kader

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d