PARIMO, theopini.id – SMP Negeri 2 Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar pesanter kilat pasca libur diawal bulan Suci Ramadan.
“Untuk proses belajar mengajr tetap. Hanya saja, untuk kelas 7 dan 8 kita programkan pesantren kilat,” kata Kepala SMP Negeri 2 Parigi, Nasrin, di Parigi, 3 April 2023.
Baca Juga: Pemda Parimo Serahkan Bantuan Hewan Korban ke Pondok Pesantren
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pesantren kilah, sangat penting dilakukan. Mengingat wilayah sekolah berada di zona rawan akan pergaulan anak usia sekolah.
Sehingga, kegiatan pesantren kilat yang dilakukan selama tiga hari ini, akan memberikan pelajaran agama kepada siswa dari mengaji, tadaarusan hingga pengenalan rukun sholat.
“Yang terpenting itu, adalah sholat sebagai tiang agama,” katanya.
Dia menilai, anak yang telah duduk dibangku SMP, semestinya sudah harus paham akan sholat serta rukunnya, seperti mengambil air wudhu dan bacaan sholat.
Makanya, program pesantren kilat yang dilaksanakan SMP Negeri 2 Parigi, tidak lagi hanya mendengarkan ceramah agama serta pengajian bersama.
Dia berharap, para siswa tidak hanya mendapat nilai seremoni dari program tersebut. Namun ada pedoman agama jangka panjang dalam waktu pelaksanaan yang pendek.
“Untuk siswa kelas 9, kami tidak mengikutsertakan dalam program pesantren kilat ini. Karena kurangnya waktu belajar bagi kelas yang dalam waktu dekat akan melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS),” tuturnya.
Pihak sekolah, kata dia, memberikan penguatan terhadap siswa kelas 9, terhadap materi pelajaran selama jam belajar dibulan Ramadan.
“Mereka tidak dipaksa belajar, seperti masih kelas 7 dan 8. Hanya penguatan materi saja,” ujarnya.
Baca Juga: Kemenag Mulai Sosialisasikan Integrasi Sistem Pendaftaran Pesantren
Untuk efektifnya pelajaran selama Ramadan, ia meminta guru agar memilah materi yang akan diberikan, agar mudah dipahami para siswa.
“Saya berharap dengan metode seperti ini, target kelulusan yang diharapkan sekolah bisa tercapai,” pungkasnya.







Komentar