PARIMO, theopini.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, tak menyetujui dana penyertaan modal PT Bank Sulteng sebesar Rp5 miliar dialokasikan dalam APBD Perubahan 2023.
“Peraturan Daerah (Perda) penyertaan modal PT Bank Sulteng masih dalam pembahasan, belum disahkan,” kata Sekretaris Banggar DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh, di Parigi, Selasa, 19 September 2023.
Baca Juga: Pemda Parimo Berinisiatif Tambah Penyertaan Modal ke Bank Sulteng
Alasan lain, kata dia, karena kondisi keuangan daerah saat ini, mengalami defisit dan memiliki beban pembiayaan yang cukup besar.
Hal itu, penting untuk dipertimbangkan, meskipun dalam rancangan Perda mengatur total anggaran penyertaan modal sebesar Rp40 miliar untuk Bank Sulteng.
“Anggaran itu, diberikan secara berkala dalam jangka waktu delapan tahun, tapi harus melihat kondisi keuangan daerah,” ujarnya.
Meski tak menganggarkan penyertaan modal PT Bank Sulteng di APBD-P 2023, ia mengaku, tetap menyetujui perencanaan Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo, dan berupaya mengalokasikannya di APBD 2024.
Sebab, ada keuntungan yang dihasilkan dari penyertaan modal tersebut, melalui deviden yang mencapai Rp5 miliar lebih pada tahun ini.
“Dari sisi investasi memang menguntungkan. Tapi fiskal daerah dalam kondisi seperti ini, ditunda dulu,” imbuhnya.
Sementara itu, Anggota Pansus Penyertaan Modal Bank Sulteng, Leli Pariani mengaku memahami sikap Banggar.
Baca Juga: DPRD Sulteng Konsultasikan Raperda Penyertaan Modal ke Kemendagri
Hanya saja, ia meminta Banggar dapat menjamin agar penyertaan modal PT Bank Sulteng dapat dialokasikan dalam APBD 2024.
“Kami berharap saat asistensi nanti, penyertaan modal itu masih bisa dipertimbangkan, karena anggaran ini sebelumnya telah disepakati bersama,” pungkasnya.

Komentar