PALU, theopini.id – Adanya beberapa kejanggalan pada kasus pembunuhan bocah 8 tahun di Palu, Sulawesi Tengah, menjadi pertimbangan keluarga korban memutuskan siap melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Pertama yang menjadi pertimbangan, saat rekonstruksi. Ada adegan yang menurut kami pada pembunuhan hanya menggunakan tangan. Tetapi, terdapat lebam-lebam di tempat lain. Kedua, kenapa pelaku membuka baju korban,” ungkap kuasa hukum korban, Moh. Edi Heriansyah, di Palu, Kamis, 9 November 2023.
Baca Juga: Rekontruksi Pembunuhan Bocah di Kota Palu Digelar Tertutup
Menurutnya, dengan autopsi dapat membongkar kejanggalan-kejanggalan kronologi serta motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban.
Pelaksanaan autopsi, kata dia, keluarga korban meminta mendatangkan dokter ahli forensik dari luar.
Permintaan itu, lantas menjadi pertimbangan pihak penyidik Polresta Palu, yang menjanjikan akan mengupayakan menghadirkan dokter, baik dari Makassar atau Surabaya.
“Jadi mereka berupaya akan mendatangkan dokter, kalau bukan Makassar, Surabaya,” beber Edi.
Sementara itu, Kapolresta Palu, Komisaris Besar Polisi, Barliansyah, mengatakan pihaknya siap menanggung biaya autopsi, baik menghadirkan dokter ahli forensik dari luar.
Ia menjelaskan, dokter forensik telah menjalani sumpah jabatan terkait tugas dan tanggung jawabnya.
Barliansyah menyebut, tak menjadi perbedaan terhadap pengadaan dokter forensik, baik dari Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah sendiri maupun dari luar.
“Tenaga ahli (dokter forensik) mau bersumber dari Polda Sulawesi Tengah, dan Makassar, Sulawesi Selatan, mereka profesional, bekerja di atas sumpah jabatan. Siapapun yang melakukan autopsi, akan sepenuhnya sesuai dengan fakta-fakta, bukti di lapangan. Jasi tidak ada namanya pelecehan data-data, karena akan berisiko pada yang bersangkutan,” jelasnya.
Baca Juga: Ragukan Hasil Visum, Ayah Bocah Dibunuh di Palu Siap Jenazah Putranya diautopsi
Diketahui, waktu pelaksanaan autopsi masih menunggu konfirmasi dari pihak Kepolisian.
Kemungkinan akan dilaksanakan tepat di pemakaman kornan. Sample autopsi akan dibawa dokter forensik untuk dilakukan pemeriksaan.







Komentar